Tren Pesta Pernikahan, Pertahankan Nuansa Tradisional dengan Sentuhan Modern
Perkembangan tren pesta pernikahan kini semakin modern. Namun, banyak pasangan tetap ingin mempertahankan nuansa budaya yang memiliki tempat istimewa di hati mereka, khususnya budaya Jawa yang sarat makna dan filosofi. Tradisi tidak lagi dipandang kuno, melainkan menjadi identitas yang membanggakan ketika dikemas dengan tepat
Dilansir dari Bridestory Wedding Trend Survey Report 2025 yang melibatkan 5.000 partisipan, konsep pernikahan dengan pernikahan tradisional mencapai 12,4. Meskipun konsep international masih menjadi yang paling popular, traditional wedding tetap memiliki peminat tersendiri, terutama bagi pasangan yang ingin menghadirkan identitas dan nilai budaya. Baca juga:Islam Menganjurkan Pernikahan Diumumkan ke Publik, Begini Alasannya!
Konsep tradisional-modern inilah yang diusung Happy Wedding Organizer dalam menghadirkan pernikahan bernuansa Jawa Pakem yang dipadukan dengan sentuhan modern. Dengan demikian tercipta suasana mewah dan berkelas, namun tetap menonjolkan nilai budaya.
Sinopsis Sinetron Cinta Sepenuh Jiwa Eps 129: Hasbi Depresi, Julian-Lala Heboh Urus Bayi Elio
Konsep utama yang mereka tonjolkan adalah riasan dan busana pengantin tradisional Jawa Pakem. Tata rias mengikuti pakem adat yang autentik, mulai dari paes ageng, cundhuk mentul, hingga kebaya dan kain batik yang penuh makna. ”Setiap detail melambangkan doa dan harapan bagi kehidupan rumah tangga pengantin,” kata Founder Happy Wedding Organizer, Gina dalam siaran tertulis, Selasa (3/3/2026).
Sentuhan modern tetap dihadirkan melalui teknik rias yang lebih halus dan segar, sehingga tampilan pengantin terlihat anggun tanpa meninggalkan nilai tradisi. ”Kru kami juga sama, menggunakan kostum beskap kombinasi modern, sehingga setiap acara yang kami tangani terlihat selaras,” ujarnya. Umumnya, pernikahan dengan konsep tradisional-modern juga tampak pada dekorasinya. Elemen khas seperti gebyok, janur, dan ukiran kayu tetap menjadi simbol budaya Jawa, namun dipadukan dengan tata cahaya modern,seperti lighting, effect dry ice dan pyro, rangkaian bunga premium, serta pemilihan warna elegan yang menciptakan kesan mewah. Penataan ruang dibuat rapi dan estetis, menghadirkan suasana sakral yang tetap terasa segar dan tidak terkesan kuno.
Dari sisi hidangan, menu yang disajikan pun mengikuti selera masa kini. Selain sajian khas Jawa yang tetap diminati, pasangan kini banyak menghadirkan live cooking stall, hidangan fusion, hingga dessert corner yang menarik secara visual. Penyajian yang modern membuat tamu tidak hanya menikmati rasa, tetapi juga pengalaman kuliner yang berkesan. Baca juga:Mahasiswa UGM Teliti Pengaruh Weton Terhadap Prestasi Akademik, Bagaimana Hasilnya?
Yang tak kalah menarik, kehadiran coffee booth kini menjadi tren dalam pernikahan modern. Happy Wedding Organizer menghadirkan coffee booth milik sendiri sebagai bagian dari layanan mereka, dengan desain yang disesuaikan dengan tema acara. Tamu dapat menikmati espresso, cappuccino, atau latte yang diracik langsung oleh barista.
Selain itu, Happy WO juga menghadirkan penari jawa profesional untuk pertunjukan yang selaras dengan konsep acara. Tren perpaduan budaya Jawa dengan sentuhan modern ini membuktikan bahwa tradisi tetap bisa tampil elegan dan relevan di tengah perkembangan zaman.









