Semangka Cocok untuk Buah Berbuka Puasa,Mengandung 92 Air dan Tiga Manfaat
JAKARTA - Berbuka puasa menjadi momen yang sangat dinantikan oleh semua orang. Setelah seharian menahan lapar dan dahaga, akhirnya tenggorokan kembali segar dengan air yang diminum atau makanan segar yang dikonsumsi seperti buah-buahan.
Buah dengan kadar air cukup tinggi biasanya menjadi pilihan untuk membantu mengembalikan cairan tubuh yang hilang selama berpuasa, salah satunya adalah semangka. Semangka menjadi salah satu buah yang banyak diburu masyarakat menjelang waktu berbuka.
Tampilannya yang segar dengan warna merah mencolok menjadi daya tarik tersendiri. Apalagi saat menjelang berbuka, rasa haus lebih terasa di tenggorokan daripada biasanya. Namun, semangka ternyata tidak hanya menarik dari tampilannya saja, tetapi juga memiliki kandungan yang sangat baik bagi tubuh, khususnya bagi orang yang menjalani puasa.
1. Memiliki Kandungan Air yang Tinggi
Melansir dari Cleveland Clinic, Selasa (3/3/2026), semangka memiliki kandungan air yang cukup tinggi hingga 92 persen. Kandungan air yang banyak itu sangat cocok sebagai asupan untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh, elektrolit, atau karbohidrat harian, serta membantu mengembalikan cairan tubuh yang hilang saat berpuasa.
2. Mengatur Kadar Gula Darah dan Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Saat berbuka puasa, kita cenderung “lapar mata” sehingga hampir semua makanan yang terlihat menggugah selera ingin dikonsumsi setelah seharian berpuasa. Namun tanpa disadari, hal tersebut dapat membuat kadar gula darah naik dan berisiko memicu diabetes.
Semangka bisa menjadi pilihan alternatif saat berbuka puasa agar kadar gula darah tetap terkendali dan tidak terjadi lonjakan yang signifikan. Kandungan air yang tinggi dalam semangka menandakan jumlah karbohidratnya tidak terlalu banyak. Selain itu, indeks glikemik semangka juga cenderung rendah.
Semangka yang dikonsumsi akan masuk ke aliran darah dan menghasilkan glukosa dalam jumlah yang relatif kecil. Tidak hanya itu, semangka juga mengandung vitamin C yang melimpah. Asam askorbat dalam vitamin C dapat mendukung sistem kekebalan tubuh dan membantu melawan berbagai kuman serta infeksi, sehingga tubuh tetap sehat dan bugar meski sedang berpuasa.
3. Menghindari Peradangan dan Baik bagi Pencernaan Berkat Berbagai Kandungan Zat dan Vitamin
Mengutip dari Healthline.com, semangka tidak hanya mengandung banyak air, tetapi juga berbagai vitamin, nutrisi, serta zat lain yang bermanfaat bagi kesehatan. Dalam 152 gram semangka terdapat 0,6 gram serat, 0,9 gram protein, 0,2 gram lemak, vitamin A sekitar 5 persen dari nilai harian, vitamin C sekitar 14 persen, serta kalium dan magnesium sekitar 4 persen dari angka kecukupan gizi. Selain itu, semangka juga mengandung 46 kalori, 11,5 gram karbohidrat, dan 9,4 gram gula.
Dengan berbagai kandungan tersebut, semangka dapat memberikan banyak manfaat bagi tubuh. Kombinasi antioksidan, likopen, dan vitamin C di dalamnya dapat membantu mengurangi peradangan dan stres oksidatif. Kandungan air yang tinggi serta sedikit serat juga membuat semangka baik untuk pencernaan dan membantu melancarkan buang air besar.









