Ratusan Penerbangan Dibatalkan, Meisya Siregar Deg-Degan Jelang Transit di Dubai
Artis Meisya Siregar dan suaminya Bebi Romeo diketahui baru saja menjalankan ibadah umrah dan masih berada di tanah suci. Namun menjelang kepulangan mereka ke tanah air, tengah terjadi konflik perang Iran dan AS yang juga turut menyerang pangkalan AS di Dubai.
Akibatnya, beberapa titik di Dubai pun menjadi sasaran serangan balasan Iran. Salah satu lokasi yang terdampak adalah bandara Bandara Internasional Dubai.
Di mana Meisya mengungkap, ia dijadwalkan kembali ke tanah air dan penerbangannya transit di Bandara Internasional Dubai pada Selasa (2/3/2026). Dalam story Instagramnya, Meisya memohon doa agar kondisi aman selama penerbangan dan transit.
Baca Juga : Sempat Terjebak di Dubai, Agnez Mo Pastikan Dirinya Aman
"doain plis, lusa pesawat kita Emirates transit Dubai," tulis Meisya pada Minggu (1/3/2026).Diketahui, Meisya adalah salah satu artis yang menjalankan ibadah umrah selama bulan suci Ramadan 2026. Ia berangkat ke tanah suci bersama sang suami, Bebi Romeo.
Tak hanya Meisya, artis Febby Rastanty juga masih berada di tanah suci usai menjalankan ibadah umrah. Sebagai informasi Perjalanan udara internasional mengalami kekacauan besar pada akhir Februari 2026 setelah serangan militer gabungan Amerika Serikat dan Israel ke Iran yang memicu eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.
Baca Juga : Bebas dari Narkoba, Fariz RM Siap Hijrah dan Mendekat ke Tuhan
Ratusan hingga ribuan penerbangan terpaksa dibatalkan di berbagai negara dan belum diketahui kapan bisa diberangkatkan kembali. Kekacauan ini terjadi karena adanya gelombang serangan militer terhadap target di Iran.
Akibatnya, sejumlah negara di kawasan termasuk Iran, Irak, Kuwait, Israel, dan Bahrain menutup ruang udara mereka untuk semua penerbangan sipil. Penutupan ini dilakukan sebagai tindakan pencegahan demi keamanan pesawat dan penumpang, karena udara di atas kawasan konflik dianggap berisiko tinggi akibat kemungkinan serangan balasan atau kesalahan tembak.
Beberapa hub penerbangan terbesar di dunia, termasuk Dubai International Airport, Abu Dhabi International, dan Doha di Qatar juga ditutup atau dibatasi operasinya dalam waktu bersamaan.










