Hati-Hati Kurma Oplosan Beredar di Pasaran, Ini Cara Membedakannya

Hati-Hati Kurma Oplosan Beredar di Pasaran, Ini Cara Membedakannya

Gaya Hidup | okezone | Senin, 2 Maret 2026 - 14:19
share

JAKARTA – Selama Ramadhan, kurma menjadi salah satu buah favorit untuk berbuka puasa atau camilan sehat. Namun di tengah pasar yang semakin ramai, tidak semua kurma yang dijual memiliki kualitas premium dan asli.

Bahkan, ada juga kurma oplosan atau campuran yang tidak sesuai standar kualitas. Agar tidak salah pilih, berikut panduan membedakan kurma berkualitas tinggi dari yang biasa atau bahkan campuran murah.

Cara Membedakan Kurma Asli dan Palsu

1. Periksa Penampilan dan Warna

Langkah pertama adalah melihat tampilannya secara visual. Kurma premium memiliki warna seragam sesuai varietasnya. Misalnya, Medjool berwarna cokelat tua mengilap alami, sementara Ajwa cenderung hitam pekat tanpa bercak putih atau bintik tidak wajar.

Kurma yang tampak terlalu mengilap atau seperti dilapisi sesuatu patut dicurigai. Bisa jadi produsen menambahkan gula atau bahan lain agar terlihat lebih menarik. Ini kerap ditemukan pada produk kurma murah atau oplosan.

2. Ukur Tekstur dan Ketebalan

Kurma premium biasanya terasa gembung, berdaging tebal, dan sedikit lembap. Bukan terlalu kering atau kulitnya sudah keriput parah. Tekstur yang seimbang menunjukkan kadar air yang optimal sehingga rasanya lebih nikmat.

Sebaliknya, kurma oplosan sering kali terasa keras, terlalu lengket, atau tidak elastis saat ditekan ringan karena dicampur dengan buah berkualitas rendah atau stok lama.

3. Cium Aroma Alami

Aroma juga menjadi indikator penting. Kurma berkualitas tinggi memiliki aroma manis alami seperti karamel atau madu.

Jika tercium bau asam, fermentasi, atau aroma tidak sedap, bisa jadi kurma sudah tidak segar atau diproses dengan cara yang kurang tepat.

4. Perhatikan Kadar Kelembapan

Setiap jenis kurma memang memiliki tingkat kelembapan berbeda. Namun secara umum, kurma yang baik terasa sedikit empuk saat ditekan ringan—tidak terlalu keras dan tidak terlalu lembek.

Kurma yang sangat lengket bisa menjadi tanda adanya tambahan air atau gula yang seharusnya tidak terdapat pada kurma premium.

5. Cek Kemasan dan Penyimpanan

Kurma premium biasanya dikemas dalam material food-grade yang kedap udara dan memiliki label jelas. Informasi seperti tanggal panen, asal varietas, hingga cara penyimpanan biasanya tercantum dengan lengkap.

Kurma yang dijual tanpa label jelas atau hanya ditumpuk terbuka berisiko berasal dari stok lama atau campuran buah kualitas rendah.

6. Hati-Hati Saat Beli Online

Jika membeli secara online, jangan hanya tergiur foto menarik. Perhatikan detail produk, seperti foto dari berbagai sudut, informasi asal negara, varietas kurma, serta ulasan pembeli sebelumnya.

Kurma oplosan sering dijual menggunakan foto generik dengan deskripsi minim, sehingga pembeli sulit menilai kualitas sebelum barang diterima.

Dengan lebih teliti saat memilih, kamu bisa tetap menikmati kurma berkualitas selama Ramadhan tanpa khawatir tertipu produk oplosan.

Topik Menarik