Soroti Serangan AS-Israel ke Iran, Pramono Anung: Waspadai Dampak Kenaikan Harga

Soroti Serangan AS-Israel ke Iran, Pramono Anung: Waspadai Dampak Kenaikan Harga

Nasional | sindonews | Sabtu, 28 Februari 2026 - 22:47
share

Gubernur Jakarta Pramono Anung menyoroti serangan yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Sebabnya, perang tersebut bakal berdampak secara global, tak terkecuali Indonesia, salah satunya potensi kenaikan harga-harga.

"Hari ini telah dilakukan serangan oleh Israel ke Iran, barusan. Dan juga Amerika, dan kemudian Iran juga sudah membalas. Pasti kondisi dunia sedang tidak baik-baik saja," ujarnya, saat Safari Ramadan di Ponpes Al Hamid, Cipayung, Jakarta Timur pada Sabtu (28/2/2026).

Menurut Pramono, adanya perang antara AS dan Israel terhadap Iran membuat kondisi dunia secara global tidak baik-baik saja. Konflik global itu tentunya bakal membawa dampak secara global pula, tak terkecuali Indonesia, khususnya Jakarta.

Baca juga: Serangan Hari Pertama Israel dan AS Gagal! Menlu Iran Klaim Khamenei Masih Hidup

"Kita di Jakarta, tadi saya juga menyampaikan, untuk tentunya berhati-hati. Kita akan berkomunikasi terus untuk menjaga Jakarta dengan baik karena bagaimanapun, perang itu pasti akan memberikan dampak, baik langsung maupun tidak langsung," tuturnya.Salah satu dampaknya, adanya potensi kenaikan harga-harga imbas terganggunya rantai pasok. Terlebih, konflik itu berada di jalur transportasi dunia. Untuk itu, Pram mengajak warga Jakarta secara keseluruhan untuk menjaga Jakarta bersama-sama.

Lihat video: ISRAEL SERANG IRAN | SINDO SORE

Dia juga bakal melakukan komunikasi dengan berbagai pihak untuk menjaga Jakarta dan mengikuti perkembangan situasi konflik global tersebut.

"Apalagi ini kan, salah satu yang menjadi kekhawatiran perangnya itu di jalur transportasi dunia, termasuk Selat Hormuz dan sebagainya. Kalau ada apa-apa pasti akan menyebabkan kenaikan harga-harga dan juga menyebabkan supply chainnya terganggu. Mari kita semua menjaga Jakarta bersama-sama karena ini menjadi tugas kita bersama," kata Pram.

Topik Menarik