Dunia Serukan Penghentian Segera Perang Afghanistan dan Pakistan
Para pemimpin dunia telah menyerukan agar perang antara Afghanistan dan Pakistan segera dihentikan. Dewan Uni Eropa telah mengeluarkan pernyataan yang mendesak penghentian segera permusuhan antara Pakistan dan Afghanistan, yang diperingatkan “dapat memiliki implikasi serius bagi kawasan tersebut”.
Dewan Uni Eropa mendesak Kabul dan Islamabad pada Sabtu pagi (28/2/2026) untuk terlibat dalam dialog dan menghormati hukum internasional, termasuk dalam hal situasi kemanusiaan.
“Perlindungan warga sipil dan infrastruktur sipil harus dipastikan, dan semua tindakan pencegahan yang memungkinkan harus diambil untuk mencegah kerugian lebih lanjut bagi warga sipil,” ujar dia.
Dewan juga mengatakan, “Otoritas Taliban Afghanistan harus mengambil tindakan efektif terhadap semua kelompok teroris yang beroperasi di atau dari Afghanistan.”
Juru bicara PBB Stephane Dujarric mengatakan staf kemanusiaan PBB prihatin atas “insiden yang dilaporkan” yang terjadi “di pusat transit dan penerimaan di perbatasan Torkham di bagian timur Afghanistan”.Juru bicara tersebut tidak memberikan detail lebih lanjut. “Kami terus menyerukan kepada semua pihak yang terlibat dalam konflik untuk mematuhi kewajiban mereka berdasarkan hukum humaniter internasional, khususnya, untuk memastikan warga sipil dilindungi setiap saat, serta infrastruktur sipil,” kata Dujarric kepada wartawan di New York pada hari Jumat.
Ratusan ribu pengungsi Afghanistan telah kembali ke Afghanistan dari Pakistan sejak tahun 2023, ketika otoritas Pakistan mulai menutup semua 53 desa pengungsi mereka.
Menanggapi pertanyaan tentang pertempuran, Presiden AS Donald Trump mengatakan, “Saya berhubungan baik dengan Pakistan, seperti yang Anda ketahui,” menambahkan bahwa negara itu “berkinerja sangat baik”.
Pejabat AS Allison Hooker menyampaikan “belasungkawa atas nyawa yang hilang” dan mengatakan AS mendukung “hak Pakistan untuk membela diri terhadap serangan Taliban”.
Kepala PBB Antonio Guterres menyatakan keprihatinan atas warga sipil yang terjebak dalam pertempuran dan menyerukan gencatan senjata segera.
Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan “keprihatinan mendalam” atas “meningkatnya ketegangan” antara kedua negara tetangganya, menyerukan dialog “segera”.
Baca juga: Memanas, AS Peringatkan Warga Amerika Segera Tinggalkan Iran









