5 Tips Buka Puasa untuk Penderita GERD Agar Tetap Nyaman
Menjalani ibadah puasa bagi penderita GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) sering kali menjadi tantangan tersendiri. Perut yang kosong selama lebih dari 12 jam dapat memicu peningkatan produksi asam lambung. Ketika waktu berbuka tiba, keinginan untuk makan banyak dan cepat sering tidak terkendali.
Padahal, pola berbuka yang kurang tepat justru bisa memperparah gejala seperti dada terasa panas (heartburn), mual, perut kembung, hingga rasa asam di tenggorokan. Kondisi lambung yang sensitif membutuhkan perhatian khusus, terutama saat transisi dari perut kosong ke terisi makanan. Jika salah memilih menu atau langsung makan dalam porsi besar, risiko refluks asam lambung akan meningkat.
Baca juga: Gorengan Jadi Menu Favorit Buka Puasa? Ini Bahaya Kesehatan yang Mengintai
Karena itu, penting bagi penderita GERD untuk memahami strategi berbuka puasa yang aman agar ibadah tetap lancar tanpa gangguan kesehatan.
Berikut lima tips buka puasa untuk penderita GERD agar tetap nyaman dan terhindar dari kekambuhan, dirangkum iNews Media Group, Sabtu (21/2/2026).
5 Tips Buka Puasa untuk Penderita GERD Agar Tetap Nyaman
1. Mulai dengan Porsi Kecil dan Makanan Ringan
Saat adzan magrib berkumandang, hindari langsung makan dalam porsi besar. Perut yang kosong seharian lebih sensitif terhadap makanan.Awali dengan makanan ringan seperti kurma, biskuit tawar, roti gandum, hingga pisang matang. Setelah itu beri jeda sekitar 10–15 menit sebelum makan besar. Cara ini membantu lambung beradaptasi secara perlahan.2. Hindari Makanan Pemicu Asam Lambung
Beberapa jenis makanan dapat memicu naiknya asam lambung, terutama saat berbuka. Hindari makanan pedas, gorengan dan makanan berlemak tinggi, makanan terlalu asam (acar, cuka, tomat berlebihan), minuman bersoda serta kopi dan teh kental.Sebagai gantinya, pilih makanan yang direbus, dikukus, atau dipanggang dengan sedikit minyak.
3. Jangan Minum Terlalu Banyak Sekaligus
Minum air dalam jumlah besar sekaligus saat berbuka bisa membuat lambung terasa penuh dan memicu refluks.Tipsnya, Anda bisa minum sedikit demi sedikit, gunakan pola 2-4-2 (2 gelas saat berbuka, 4 gelas setelah makan malam hingga sebelum tidur, 2 gelas saat sahur) dan hindari minuman terlalu dingin. Air hangat atau suhu ruang lebih aman untuk lambung sensitif.
4. Makan dengan Perlahan dan Kunyah dengan Baik
Makan terlalu cepat membuat udara ikut tertelan dan meningkatkan tekanan dalam lambung. Hal ini bisa memperparah gejala GERD.Biasakan untukn mengunyah makanan 20–30 kali, tidak sambil berbicara terlalu banyak dan duduk tegak saat makan. Kebiasaan sederhana ini membantu proses pencernaan lebih optimal.










