Investor Kripto Tembus 20 Juta Orang, Indodax Catat Transaksi Rp201 T di 2025
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah investor aset kripto di Indonesia telah mencapai 20,19 juta orang hingga Januari 2026, yang menandakan adopsi aset digital semakin inklusif. Secara akumulatif, total nilai transaksi kripto nasional sepanjang tahun 2025 membukukan angka fantastis sebesar Rp482,23 triliun dan terus berlanjut hingga Januari 2026 dengan nilai Rp29,24 triliun.
"Pencapaian 20,19 juta investor ini adalah sinyal kuat bahwa kripto telah diterima sebagai instrumen investasi populer. Sejalan dengan itu, volume transaksi yang menembus Rp201 triliun sepanjang tahun 2025, membuktikan tingginya kepercayaan investor terhadap Indodax. Likuiditas yang memadai menjadi faktor investor merasa aman bertransaksi, ditambah status Indodax sebagai perusahaan yang beroperasi di bawah pengawasan OJK yang menjunjung tinggi transparansi. Kombinasi ini yang membuat Indodax terus dipercaya oleh investor kripto," ujar Vice President Indodax, Antony Kusuma seperti dikutip, Jumat (13/2/2026).
Baca Juga:OJK Catat Pajak Kripto Rp719,61 Miliar, Indodax Sumbang Lebih dari 50
Antony menambahkan regulasi dari OJK memberikan fondasi kuat bagi perusahaan untuk menyediakan lingkungan investasi yang aman. Menurutnya, kepatuhan pada aturan merupakan prioritas utama Indodax guna memastikan perlindungan konsumen tetap terjaga di tengah fluktuasi pasar aset digital yang dinamis.
Indodax mencatatkan volume transaksi sebesar Rp201 triliun selama 2025 dan tambahan Rp11,3 triliun pada Januari 2026. Dengan total 9,7 juta pengguna, perusahaan ini memperkuat posisinya sebagai pemimpin pasar melalui penyediaan likuiditas yang mumpuni dan keterbukaan informasi bagi para pemodal.Indodax juga telah menerapkan publikasi Proof of Reserve (PoR) berbasis on-chain. Berdasarkan data per 12 Februari 2026, total nilai aset yang tercatat dalam PoR mencapai sekitar Rp9,3 triliun yang dapat diverifikasi secara publik melalui platform CoinMarketCap sebagai bentuk akuntabilitas pengelolaan aset.
Baca Juga:Penerimaan Pajak Kripto Tembus Rp1,71 Triliun, Indodax Setor Rp297,09 Miliar
Selain aspek teknis, perusahaan aktif menjalankan program literasi keuangan digital melalui Indodax Academy untuk memberikan edukasi mengenai risiko dan volatilitas pasar. Inisiatif ini bertujuan agar pertumbuhan jumlah pengguna di Indonesia berjalan selaras dengan pemahaman mendalam mengenai mekanisme investasi aset kripto yang aman.
Dengan fundamental industri yang semakin kokoh dan dukungan regulasi yang kian matang, sektor kripto optimis dapat memberikan kontribusi positif yang berkelanjutan bagi ekonomi digital nasional. Pertumbuhan ini diharapkan terus memacu inovasi teknologi finansial di masa depan.










