Gibran Rakabuming Raka: Siapa pun Presidennya, Menterinya Prof Yusril

Gibran Rakabuming Raka: Siapa pun Presidennya, Menterinya Prof Yusril

Nasional | sindonews | Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:07
share

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menghadiri acara peluncuran delapan buku yang berisi tentang perjalanan Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra. Gibran menyanjung kiprah Yusril selama menjadi pejabat negara di Indonesia.

Gibran mengatakan Yusril telah menjadi Menteri Hukum dan Perundangan-undangan di era Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Menteri Kehakiman dan HAM di Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri. Bahkan, Yusril juga menjadi menteri di era Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) hingga Presiden Prabowo Subianto.

"Menteri Kehakiman dan HAM di era Presiden Gus Dur dan Presiden Megawati, Menteri Sekretaris Negara di era Presiden SBY. Menko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan di era Bapak Presiden Prabowo. Jadi siapa pun presidennya, Menterinya Prof Yusril," ujar Gibran dalam sambutannya di acara itu, Sabtu (7/2/2026).

Baca juga: Prabowo Dinilai Belum Punya Penantang Sepadan di Pilpres 2029

Menurut Gibran, Yusril juga dinilai sosok yang serba bisa. Tak ayal, Yusril selalu meninggalkan jejak baik di keagamaan, hukum, tata negara, hingga politik.

"Sebagai anak muda, saya harus banyak belajar dari beliau, dari pengalaman-pengalaman beliau. Beliau adalah guru besar hukum tata negara di usia 42 tahun. Beliau adalah pendiri Partai Bulan Bintang. Menteri Hukum dan Perundang-Undangan," sambung Gibran.

Perjalanan Yusril yang panjang hingga era kekiniaan pun juga menurutnya mendapatkan perhatian dari Presiden Prabowo Subianto. "Sehingga seperti yang Bapak Presiden Prabowo sampaikan di kata pengantar beliau, pengabdian Prof. Yusril bukan semata soal jabatan, tapi sebuah pengabdian yang berkesinambungan, lintas rezim," tambah Gibran.

Oleh sebabnya, ia meyakini delapan buku yang diluncurkan tepat di usia 70 tahun Yusril akan menjadi sumber inspirasi sekaligus gagasan, pemikiran bagi generasi muda. "Oleh sebab itu, saya yakin buku perjalanan yang berisi rekam jejak, gagasan, pemikiran, dan semangat Prof. Yusril selama 70 tahun ini akan menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkarya," kata Gibran.

"Karena Prof. Yusril hidup di era sejak mesin ketik. Namun gagasan dan pemikirannya sampai sekarang masih relevan di era digital dan AI," tandasnya.

Topik Menarik