Longsor di Lingkar Timur Waduk Jatigede Sumedang, 2 Warung Terdampak
SUMEDANG, iNews.id - Longsor terjadi di kawasan wisata Lingkar Timur, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Jumat (6/2/2026). Peristiwa ini menyebabkan dua warung dan satu gudang milik warga hancur terseret material longsor hingga ke permukaan pesisir waduk.
Longsor di Waduk Jatigede Sumedang tersebut memiliki panjang sekitar 50 meter dan lebar 35 meter. Bangunan yang berada di lereng tidak mampu bertahan setelah tanah bergerak dan ambles.
Hingga kini, pemilik warung masih melakukan evakuasi sisa puing bangunan yang masih bisa diselamatkan. Proses pembersihan dibantu warga sekitar.
Pemilik warung, Ujang Suhendi, mengaku telah melihat tanda-tanda longsor sebelum kejadian. Retakan tanah muncul sejak pagi hari dan terus melebar.
"Pas saya bangun jam 5 pagi udah ada retakan tanah yang makin lama kian membesar. Saya lihat kok ada pergerakan tanah, setelah 1 jam, bangunan warung saya seperti ada pergerakan," ujarnya, Sabtu (7/2/2026).
Dia mengatakan saat kejadian sudah berada di luar bangunan sehingga terhindar dari bencana.
"Saat kejadian saya sudah keluar dari warung, sudah tutup warungnya. Ada dua warung yang terdampak longsor," katanya.
Dalam peristiwa longsor ini dipastikan tidak ada korban jiwa. Namun seluruh perabotan dan barang dagangan tertimbun material longsor.
Akibat Longsor Waduk Jatigede Sumedang, pemilik warung mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah. Seluruh bangunan rata dengan tanah dan tidak dapat digunakan kembali.
Petugas BPBD mengimbau warga yang tinggal di sekitar lereng Waduk Jatigede agar tetap waspada. Intensitas hujan yang masih tinggi berpotensi memicu longsor susulan.










