Eni Joe Hadirkan Koleksi Kebaya Batik Betawi Dalam Pergelaran Busana di Balai Kota Jakarta
Balai Kota DKI Jakarta menjadi panggung pertemuan antara tradisi dan modernitas pada Kamis 21 Agustus 2025. Komunitas Kebaya Jakarta menampilkan sebuah pagelaran busana dan menghidupkan kembali cerita lama tentang siapa orang Betawi dan bagaimana mereka membentuk identitas kota.
Event dari Komunitas Kebaya Jakarta pimpinan Happy Djarot ini di antaranya menampilkan desainer Eni Joe yang membawa karya penuh makna. Koleksi kebaya kreasinya memadukan batik Betawi dengan sentuhan Eropa. Hasilnya, sebuah pernyataan visual bahwa budaya bukanlah sesuatu yang beku, melainkan terus bergerak dan berdialog dengan zaman.
Baca juga: Batik Fractal Pamerkan Hasil Karya UMKM Batik Sukabumi di Osaka Expo 2025
“Betawi itu lahir dari pertemuan budaya. Dari Arab, Tionghoa, hingga Eropa. Saya ingin menunjukkan wajah Jakarta yang terbuka, yang bisa merangkul semua,” ujar Eni Joe.
Acara yang didukung penuh oleh Pemprov DKI ini mendapat sorotan khusus. Dewi Soekarno, istri Wakil Gubernur Rano Karno, hadir sebagai penasihat komunitas Kebaya Jakarta sementara Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, membuka pergelaran tersebut dengan simbol dukungan nyata terhadap pelestarian budaya lokal.Lebih dari sekadar peragaan, momen ini menjadi ruang perjumpaan. Kebaya tidak hanya menampilkan keanggunan perempuan, tetapi juga menyampaikan pesan: bahwa warisan leluhur tetap hidup bila terus dipakai, dirayakan, dan diberi napas baru. Chuchu Liu, Titi Rungkat, Ervi Meirzani sebagai muse di show Eni Joe ini.
Baca juga: 5 Potret Cinta Laura Kenakan Gaun Batik di Festival Film Cannes 2025, Banjir Pujian Netizen
Jakarta mungkin kini dipenuhi gedung tinggi, jalan tol layang, dan hiruk-pikuk kendaraan. Namun malam itu, di Balai Kota, kota ini kembali ke dirinya yang paling murni, sebagai panggung pertemuan dunia, tempat di mana tradisi dan inovasi saling berpelukan.










