Dapat Penghargaan dari UNESCO, Syahrini: Saya Persembahkan untuk Semua Wanita

Dapat Penghargaan dari UNESCO, Syahrini: Saya Persembahkan untuk Semua Wanita

Gaya Hidup | sindonews | Senin, 19 Mei 2025 - 17:40
share

Penyanyi Syahrini, menerima penghargaan bergengsi dari UNESCO dalam sebuah acara istimewa yang digelar di Cannes. Lewat platform Listen To Her Parole, ia diberi penghormatan atas kontribusinya yang dinilai memberikan dampak positif, khususnya bagi perempuan.

Dalam unggahan di akun Instagram resminya, @princessyahrini, Syahrini mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas apresiasi tersebut. Ia menuliskan bahwa kehadirannya di Cannes adalah untuk menerima penghargaan luar biasa dari UNESCO melalui platform yang mengangkat kisah dan suara perempuan.

"Saya datang ke Cannes untuk menerima penghargaan bergengsi & luar biasa ini dari UNESCO melalui platform Listen to Her Parole," tulis Syahrini dikutip dari Instagram @princessyahrini, Senin (19/5/2025).

"Saya persembahkan ini untuk semua wanita di dunia. Dengan kerendahan hati yang mendalam dan rasa syukur yang tulus, saya berdiri di hadapan Anda malam ini. Pengakuan ini bukan hanya kehormatan pribadi, ini adalah perayaan ketahanan, transformasi, dan kekuatan hubungan manusia," tambahnya.

Foto/Instagram @princessyahrini

Foto/Instagram @princessyahrini

Istri Reino Barak itu juga mengenang sang ayah yang telah memberinya nama panggilan “Princess” sejak kecil, sebuah sebutan penuh kasih yang kini menjadi bagian dari identitas panggungnya.

"Nama saya Syahrini. Saya seorang penyanyi dan artis dari Indonesia. Sejak usia muda, saya dibimbing oleh cinta almarhum ayah saya yang dengan penuh kasih memanggil saya Princess," jelasnya.

"Nama itu sekarang bagian dari identitas panggung saya, mengingatkan saya setiap hari akan kepercayaan pada saya," tambahnya.

Ia menambahkan bahwa musik telah menjadi jembatan yang menghubungkannya dengan banyak orang dari berbagai latar belakang dan budaya. “Lewat musik, saya dapat menyampaikan suara dan karya saya kepada jutaan orang, dan itu adalah anugerah besar dalam hidup saya," ujarnya.

Namun, di tengah puncak kariernya, Syahrini mengaku menemukan panggilan yang lebih sakral dari panggung yakni menjadi seorang ibu. Selama beberapa tahun terakhir, ia memilih untuk rehat dari dunia hiburan guna memprioritaskan keluarganya.

"Tetapi di puncak perjalanan itu, sebuah panggilan baru muncul, yang lebih suci daripada panggung, ibu. Selama beberapa tahun, saya memilih untuk mundur dari musik, untuk fokus pada keluarga saya, sebuah keputusan yang saya buat dengan cinta dan kebanggaan," tuturnya.

"Pada waktu itu, saya menemukan kegembiraan yang tenang tapi kuat dalam menjadi seorang ibu bagi putri saya dan seorang istri bagi suami saya. Terima kasih suamiku, karena selalu ada untuk kami berdua," lanjutnya.

Ia pun mengisyaratkan kemungkinan kembalinya ke dunia musik. "Menerima penghargaan ini mendorong saya untuk menyambut musik kembali ke dalam hidup saya. Saya berharap untuk berbagai dengan Anda lagi segera," paparnya.

Dalam pidatonya, Syahrini menyuarakan pentingnya peran perempuan yang kerap harus memilih antara karier dan keluarga. “Kita tidak harus terpaku pada satu peran. Kita adalah pencipta, pemimpin, pemelihara, dan pemimpi. Semua peran itu melekat dalam diri kita,” ucapnya.

Sebagai perempuan Asia Tenggara dan Muslimah, Syahrini merasa membawa cerita yang jarang terdengar di panggung global. “Iman saya adalah fondasi, budaya saya adalah kekuatan, dan suara saya menyatu dengan suara perempuan lain yang terus mendobrak batas," jelasnya.

Ia pun memberikan pesan inspiratif untuk para perempuan di seluruh dunia. “Untuk setiap perempuan yang mendengar ini: mimpimu sah, perjalananmu bermakna, dan suaramu penting," ungkapnya.

Syahrini menutup pernyataannya dengan menyampaikan apresiasi kepada UNESCO dan Yayasan Princess Charlene. “Terima kasih telah melihat bukan hanya siapa kami saat ini, tapi juga siapa kami di masa depan. Mari terus bergerak bersama, menciptakan dunia di mana setiap perempuan bebas menentukan warisannya sendiri," tandasnya.

Dengan pencapaian ini, Syahrini sekali lagi menunjukkan bahwa dirinya bukan hanya ikon hiburan, tetapi juga suara bagi pemberdayaan perempuan di panggung global.

Topik Menarik