Ini Riwayat Pendidikan Seluruh Presiden Indonesia, Sudah Tahu?

Ini Riwayat Pendidikan Seluruh Presiden Indonesia, Sudah Tahu?

Gaya Hidup | sindonews | Kamis, 1 Mei 2025 - 08:28
share

Riwayat pendidikan seluruh Presiden Indonesia menarik diketahui. Dari sekian nama, beberapa di antaranya mengikuti pendidikan militer.

Pendidikan para Presiden Indonesia menjadi bagian menarik dari perjalanan sejarah bangsa. Masing-masing pemimpin negara ini datang dari latar belakang pendidikan yang berbeda, mulai dari teknik, militer, dan lainnya.

Bekal pendidikan tersebut ikut secara tidak langsung ikut membentuk karakter, visi, dan gaya kepemimpinan mereka dalam membawa Indonesia ke arah yang lebih baik. Berikut ulasan lengkapnya seperti dirangkum dari berbagai sumber.

Riwayat Pendidikan Seluruh Presiden Indonesia

1. Ir. Soekarno

Soekarno adalah Presiden pertama Indonesia. Ia lahir di Surabaya, Jawa Timur, 6 Juni 1901 dan meninggal di Jakarta pada 21 Juni 1970.

Pada latar belakangnya, Soekarno diketahui pernah menempuh pendidikan dasar di HIS. Kemudian, ia melanjutkannya di Europeesche Lagere School (ELS), diikuti dengan Hoogere Burger School (HBS) di Surabaya.

Tamat dari HBS, Soekarno lalu lanjut studi di Technische Hoogeschool te Bandoeng yang kini dikenal dengan Institut Teknologi Bandung (ITB). Di sana, ia meraih gelar insinyur di bidang Teknik Sipil pada 1926.

2. Soeharto

Berikutnya ada Presiden ke-2 RI, Soeharto. Memimpin setelah Soekarno, ia memiliki latar belakang pendidikan yang sederhana, namun kuat di bidang militer.

Awalnya, Soeharto masuk sekolah dasar di SD Puluhan Godean. Namun, ia beberapa kali pindah sekolah karena sejumlah alasan.

Sekitar 1941, Soeharto melanjutkan pendidikannya di Sekolah Bintara, Gombong, Jawa Tengah. Lulus dari sana, ia sempat mengikuti pendidikan di Sekolah Militer Kolonial Belanda sebelum bergabung dengan Koninklijke Nederlands Indische Leger (KNIL).

Pendidikan militer Soeharto lalu berlanjut di Pembela Tanah Air (PETA) selama pendudukan Jepang. Latar belakang tersebut berkontribusi besar membentuk disiplin dan strategi kepemimpinannya yang di era Orde Baru.

3. B.J. Habibie

Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie adalah Presiden ke-3 RI. Ia memimpin Indonesia setelah berakhirnya kepemimpinan Soeharto.

Pada latar belakang pendidikannya, Habibie sempat menimba ilmu di SMAK Dago, Bandung. Setelah itu, ia kuliah di Fakultas Teknik Universitas Indonesia Bandung (sekarang ITB).

Beranjak dari situ, Habibie melanjutkan studinya ke Technische Hochschule Aachen, Jerman. Di sana, ia meraih gelar Doktor di bidang Teknik Penerbangan pada 1965 dengan predikat summa cum laude.

4. Abdurrahman Wahid

Abdurrahman Wahid atau lebih dikenal sebagai Gus Dur adalah Presiden ke-4 RI. Sedikit berbeda dengan presiden sebelumnya, ia memiliki latar belakang pendidikan keagamaan dan humaniora.

Lulus SMP sekitar tahun 1957, Gus Dur pindah ke Magelang dan memulai pendidikan di Pesantren Tegalrejo. Ia kemudian pindah ke Pesantren Tambak Beras di Jombang pada 1959.

Pada 1963, Gus Dur mendapat kesempatan untuk belajar di Universitas Al Azhar, Mesir. Namun, ia tak menyelesaikan pendidikannya di sana karena alasan tertentu.

Setelahnya, Gus Dur menjalani pendidikan di Universitas Baghdad, Irak dan lulus pada 1970. Tak puas sampai di situ, ia sebenarnya ingin kembali menimba ilmu di berbagai negara Eropa sebelum akhirnya pulang ke Indonesia di tahun 1971.

5. Megawati Soekarnoputri

Megawati Soekarnoputri adalah Presiden ke-5 RI. Ia sempat belajar di Universitas Padjadjaran, Bandung, jurusan Pertanian, dan kemudian di Universitas Indonesia, jurusan Psikologi.

Namun, kedua program tersebut tidak diselesaikannya karena alasan kondisi politik waktu itu. Saat kondisi mulai membaik, Megawati sebenarnya kembali meneruskan pendidikannya di Universitas Indonesia (UI) dan mengambil jurusan Psikologi. Namun, ia juga tidak berhasil menamatkan kuliah.

6. Susilo Bambang Yudhoyono

Berikutnya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Presiden ke-6 RI ini lulus dari SMA pada 1968.

Sebelum mendaftar ke Akabri, SBY sempat menempuh pendidikan di Teknik Mesin Institut Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Ia juga diketahui melanjutkan studi di Pendidikan Guru Sekolah Lanjutan Pertama (PGSLP) Malang, Jawa Timur.

SBY kemudian berhasil masuk Akabri dan menempuh pendidikan di Magelang, Jawa Tengah. Lulus dari sana pada 1973, pendidikan militernya banyak dilanjutkan di Amerika Serikat.

7. Joko Widodo

Joko Widodo merupakan presiden ke-7 RI. Lulus pendidikan dasar, Jokowi kemudian masuk ke SMP Negeri 1 Surakarta.

Setelahnya, Jokowi melanjutkan pendidikan di SMA Negeri 6 Surakarta. Lulus dari sana, ia lalu diterima di Jurusan Kehutanan, Fakultas Kehutanan, Universitas Gadjah Mada (UGM) tahun 1980.

Jokowi kemudian lulus dari Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 1985 dengan gelar sarjana di bidang Ilmu Kehutanan. Pendidikannya di UGM membekalinya dengan pemahaman tentang sumber daya alam, yang relevan dengan pengalamannya sebagai pengusaha mebel sebelum masuk politik.

8. Prabowo Subianto

Prabowo Subianto mengawali pendidikan dasarnya di The Dean School Singapura (1957-1960). Ia kemudian melanjutkannya ke Glenealy Junior School (1960-1962).

Prabowo lalu meneruskan pendidikan menengah pertama di Victoria Institute, Kuala Lumpur, Malaysia (1962-1964). Setelahnya, ia melanjutkan studi di American International School of Zurich, Swiss (1966-1968).

Pulang ke Indonesia, Prabowo masuk Akademi Militer (Akmil), di Magelang (1970-1974). Selain dari sini, ia juga mengikuti berbagai pelatihan dan kursus militer lainnya.

Demikian ulasan mengenai riwayat pendidikan seluruh Presiden Indonesia yang bisa diketahui.

Topik Menarik