Inara Rusli Duga Ada Aktor Intelektual usai Eks Sopir Jadi Tersangka Kasus Akses Ilegal

Inara Rusli Duga Ada Aktor Intelektual usai Eks Sopir Jadi Tersangka Kasus Akses Ilegal

Seleb | okezone | Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00
share

JAKARTA - Kasus pencurian rekaman CCTV di kediaman Inara Rusli yang bergulir sejak November 2025 akhirnya membuahkan hasil. Pasalnya, pihak kepolisian sudah menetapkan mantan sopir Inara yakni A alias Agung sebagai tersangka.

Agung yang kini sudah ditahan di Bareskrim Mabes Polri masih menjalani serangkaian pemeriksaan lanjutan dengan tim penyidik.

Di sisi lain, Inara meyakini bahwa Agung tidak bergerak sendiri saat menggasak rekaman pribadi tersebut. Ibu tiga anak ini menduga kuat ada sosok dalang atau aktor intelektual yang menggerakkan Agung untuk mengambil data CCTV dari rumahnya tanpa izin.

"Saya yakin apa yang dia lakukan ini sangat kecil kemungkinannya dilakukan secara mandiri, secara sendiri. Karena ini dari bukti-bukti yang ada, ada aktor intelektualnya," kata Inara Rusli di Polda Metro Jaya.

Dugaan tersebut diperkuat oleh pernyataan kuasa hukum Inara Rusli. Menurut tim mereka, perbuatan seorang mantan staf mencuri video privat sang majikan sangat tidak masuk akal jika bukan atas perintah pihak tertentu.

"Kalau tersangka melakukan pencurian, kalau enggak ada motif-motif tertentu kan enggak mungkin. Tidak logika itu. Yang pertama, pasti ada yang menyuruh. Yang kedua, pasti ada yang menyampaikan bahwa barang itu diperlukan untuk keperluan yang lain," Lechumanan.

Lechumanan juga menyoroti kejanggalan soal rekaman pribadi milik Inara yang beredar luas hingga sempat dijadikan materi perbincangan di sejumlah podcast.

"Sebenarnya kan itu untuk private, tidak boleh ke mana-mana. Tapi di dalam perkara ini, barang itu nyampe entah ke mana-mana gitu loh. Sampai bahkan ada yang dibawa diceritakan dalam podcast. Ya, ada beberapa podcast itu," bebernya.

Oleh karena itu, tim hukum Inara meminta penyidik kepolisian tidak berhenti pada penetapan Agung saja, melainkan terus mengembangkan kasus guna menyeret pihak-pihak lain yang diduga menjadi pemesan rekaman tersebut.

Topik Menarik