Sinopsis Sinetron Terikat Janji Eps 190: Dipa Dalang Penculikan Sena?
JAKARTA - Sinopsis sinetron Terikat Janji episode 190 bercerita tentang Jihan yang menangis ketakutan saat hendak melakukan tes kehamilan. Dia khawatir, kalau bayi dalam kandungannya adalah anak Dipa.
Namun tes tersebut gagal dilakukan Jihan karena dia terpeleset hingga urine yang ditampungnya tumpah. Novan dan Mayang berusaha menenangkan Jihan serta membujuknya untuk memeriksakan diri ke dokter.
Sayangnya, Jihan tetap menolak karena takut dengan hasilnya. Ketakutan Jihan membuat dirinya semakin sulit menghadapi kemungkinan kehamilan yang bisa mengubah jalan hidupnya, terlebih jika benar janinnya milik Dipa.
Di rumah sakit, Sena akhirnya sadar setelah melewati masa kritis akibat luka tusuk yang dialaminya saat diculik. Davina yang menunggui Sena penuh cemas akhirnya bisa bernapas lega karena akhirnya bisa kembali bertemu Sena.
Meski masih lemah, Sena mulai mengingat apa yang terjadi padanya dan bertekad mencari orang yang bertanggung jawab atas penculikannya. Sementara Davina, setia mendampingi masa pemulihan Sena.
Sementara Tommy dan Dion datang meminta keterangan terkait pelaku penculikan Sena. Karena belum mampu berbicara panjang, Sena menuliskan nama Dipa sebagai orang yang dicurigainya berada di balik kejadian tersebut.
Kesaksian Sena tersebut menjadi petunjuk penting bagi polisi untuk mengungkap dalang penculikan yang nyaris merenggut nyawanya. Di Polres Cakra Bumi, Chandra menginterogasi Mirza yang terus berusaha menutupi keterlibatannya dalam kasus penculikan Sena.
Namun Mirza akhirnya terpancing ketika menyebut Sena ditusuk. Padahal polisi belum pernah mengungkapkan penyebab luka Sena kepadanya. Kecurigaan terhadap Mirza pun semakin menguat.
Sementara itu, Prama semakin yakin bahwa penculikan Sena berkaitan dengan Dipa. Ketika Dipa dipanggil untuk diinterogasi, ia bersikeras tidak mengenal Mirza dan membantah pernah menyuruh siapa pun mencelakai Sena.
Namun Mirza akhirnya mengakui bahwa Dipa yang memerintahkan mereka menculik dan menyingkirkan Sena. Dipa pun mengamuk dan menuduh Mirza memfitnahnya, bahkan berusaha menyerang pria itu.
Hal itu membuat Dipa harus ditahan petugas. Pengakuan Mirza semakin memperburuk posisi Dipa dan membuatnya terancam menanggung akibat dari perbuatannya sendiri.
Di sisi lain, terungkap bahwa Gilanglah yang mengatur agar Mirza menyebut nama Dipa apabila tertangkap. Strategi tersebut sengaja dilakukan agar seluruh kesalahan diarahkan kepada Dipa dan nama Armand tetap terlindungi.
Armand murka setelah mengetahui bahwa Sena ternyata masih hidup dan para pelaku telah ditangkap polisi. Ia melampiaskan kemarahannya kepada Gilang dengan menghajarnya, bahkan menusuk punggung tangannya.
Hal itu dilakukan Armand sebagai peringatan agar tidak melakukan kesalahan lagi. Gilang berusaha meyakinkan Armand bahwa ia telah mengatur semuanya agar nama pria itu tidak terseret dalam kasus tersebut.
Armand takut rahasia kelam yang selama ini ia sembunyikan akan terbongkar. Sementara itu, Prama curiga Armand terlibat setelah menjenguknya di tahanan sambil membawa tumpeng.
Merasa ada sesuatu yang tidak beres, Prama memerintahkan Chandra dan Eki untuk menyelidiki kunjungan tersebut. Ia menduga, tumpeng itu bukan sekadar buah tangan, melainkan pesan rahasia untuk menyingkirkan para saksi.
Kecurigaan Prama menjadi ancaman serius bagi Armand karena penyelidikan tersebut berpotensi membuka keterlibatannya dalam kasus penculikan Sena. Jika bukti berhasil ditemukan, Armand tidak akan bisa lagi sembunyi.
Lantas, apa sebenarnya maksud Armand membawa tumpeng untuk Dipa di tahanan? Akankah Prama berhasil membongkar keterlibatan Armand dan mengungkap dalang sesungguhnya di balik penculikan Sena?
Saksikan sinetron Terikat Janji hanya di RCTI, pada Jumat (16/10/2026), pukul 19.00 WIB. Agar menonton lebih nyaman dengan gambar jernih dan stabil, pastikan melakukan scan ulang siaran digital RCTI di Channel 28.
Jika terjadi gangguan sinyal digital RCTI, langsung klik bio media sosial @officialrcti.**







