Jessica Mila Klaim Tak Tahu soal Larangan Berlayar di Komodo, Singgung Tanggung Jawab Kapten Kapal

Jessica Mila Klaim Tak Tahu soal Larangan Berlayar di Komodo, Singgung Tanggung Jawab Kapten Kapal

Seleb | okezone | Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:47
share

JAKARTA - Jessica Mila akhirnya buka suara terkait protes keras para agen travel atas kepergiannya ke Taman Nasional Komodo saat akses pelayaran ditutup karena cuaca buruk.

Lewat keterangan resmi yang dirilis melalui akun Instagram @jscmila, pada 10 Agustus 2026, Mila memastikan tidak mengetahui adanya larangan pelayaran karena tidak diberitahu oleh kapten kapal. 

Adalah TIDAK BENAR dan fitnah kalau ada yang mengatakan kami sudah tahu soal larangan pelayaran tersebut dan mengabaikannya. Apalagi, ada tuduhan kami memaksakan kehendak untuk tetap berangkat,” ujarnya.

Jika mengetahui kebijakan pelarangan pelayaran tersebut, Jessica Mila memastikan, tidak akan berangkat berlayar demi keselamatan diri dan keluarganya.

Aku dan keluarga sangat mengutamakan keamanan dan keselamatan saat bepergian, apalagi ada Kyarra dan anak-anak lain di rombongan kami,” tuturnya menambahkan.

Jessica Mila juga mengakui, tidak menaruh curiga adanya larangan pelayaran karena hari itu ada banyak kapal wisata lain yang melakukan pelayaran dan cuaca pun cukup bersahabat.

Istri Yakup Hasibuan itu mengungkapkan empatinya kepada wisatawan dan para agen travel yang dirugikan akibat adanya larangan pelayaran. Dia berharap, pengalamannya bisa menjadi pelajaran bagi seluruh stakeholders pariwisata di Nusa Tenggara Timur.

Khususnya para captain kapal agar bisa memberikan informasi terbuka kepada penumpang demi menjaga keselamatan dan menghindari kesalahpahaman dan kerugian dari berbagai pihak,” ujarnya.

Sejak dirilis 10 jam yang lalu, unggahan Jessica Mila tersebut telah disukai lebih dari 66.200 kali dan bertabur 1.457 komentar pro dan kontra. Sebagian netizen terlihat tak yakin Mila dan rombongannya tak mengetahui soal larangan berlayar tersebut.

“Kak, ketika berlayar dan tiba di Pulau Padar apakah tidak melihat keanehan bahwa di puncak Padar tidak terlalu banyak orang. Lalu teluknya tidak banyak kapal dan Pink Beach tidak banyak turis,” kata akun @hri****phi.

Akun @ri***eng tampak menuliskan sindiran berbunyi, “Kata orang KSOP Labuan Bajo, kapal yang kakak tumpangi punya surat tugas untuk kepentingan dinas pemerintahan. Yakin kaptennya enggak tahu kak? Ya kali.”

 

Penjelasan KSOP Labuan Bajo

Di lain pihak, Stefanus Risdiyanto, Kepala KSOP Kelas III Labuan Bajo mengatakan, ada dua kapal yang teridentifikasi melanggar aturan pelayaran, Yacht Grand Maloekoe dan Kapal Neptune.

Stefanus mengatakan, pelayaran Yacht Grand Maloekoe yang ditumpangi Jessica Mila dan rombongan seharusnya menuju Pulau Rinca. Karena selama kebijakan pelarangan pelayaran diberlakukan, area yang bisa dimasuki hanya Rinca.

“Bisa kami sampaikan bahwa Grand Maloekoe tidak memegang Surat Persetujuan Berlayar (SPB) ke Komodo dan Padar. Hanya boleh ke Rinca karena dianggap masih aman untuk pelayaran,” katanya. 

Atas pelanggaran tersebut, Stefanus mengaku, pihaknya akan memberi sanksi tegas kepada Yacht Grand Maloekoe dan Kapal Neptune. “Jika kami menemukan ada kapal lain yang melakukan pelanggaran serupa, akan segera dijatuhkan sanksi tegas.”*

Topik Menarik