Loading...
Loading…
Profil Handojo Santosa Bos Japfa Comfeed yang Jarang Diketahui

Profil Handojo Santosa Bos Japfa Comfeed yang Jarang Diketahui

Powered by BuddyKu
Seleb | BuddyKu | Rabu, 28 September 2022 - 14:23

Direktur Utama Japfa Comfeed Indonesia, Handojo Santosa tutup usia pada Minggu, 25 September 2022 kemarin. Handojo menjadi figur pengusaha sukses di Indonesia karena berhasil membawa PT Japfa menjadi perusahaan kelas dunia. Bahkan di masa karirnya sebagai Direktur Utama, Handojo mampu mengkomando Japfa melewati masa - masa sulit tahun 1997. Mari kita menilik profil Handojo Santosa sebagai salah satu dari sekian banyak orang terkaya di Indonesia.

Banyak yang tidak diketahui, Handojo Santosa merupakan warga negara Siprus. Mungkin banyak yang terkecoh karena namanya terdengar seperti nama Indonesia dengan pengejaan model lama, Handojo Santosa memiliki nama lain Kang Kiem Han.

Siprus sendiri adalah negara kepulauan yang terletak diantara laut Turki dan Mesir, Siprus sendiri hanya memiliki penduduk sekitar 1,5 juta jiwa. Negara ini lebih menggantungkan perekonomiannya di bidang pertanian dan pertambangan.

Berdasarkan informasi resmi yang tertulis di lama Japfa. Handojo adalah warga negara Siprus yang berdomisili di Singapura. Handojo memulai karirnya bersama Japfa pada tahun 1986.

Japfa Comfeed sendiri baru berdiri pada tahun 1971 di Surabaya dengan nama PT Japfa Pelletizing Factory. Awalnya perusahaan ini hanya menjual pakan ternak, yang kini berkembang pesat menguasai berbagai macam sektor, seperti peternakan, akuakultur dan potong sapi.

Meski kisahnya dalam memupuk perusahaan tidak banyak mendapat sorotan. Pria kelahiran 1964 ini menjadi figur penting bagi Japfa Comfeed. Awalnya Handojo bekerja sebagai manajer divisi minyak nabati di Japfa, saat itu dia hanya mengurusi operasional harian.

Selang 3 tahun berlalu, Handojo dipercaya sebagai wakil Presiden Direktur JPFA saat masih berusia 25 tahun. Handojo menjalani posisi ini sampai tahun 1997, yang kemudian ditahun yang sama Handojo dipasrahi jabatan sebagai Direktur Utama oleh para pemegang saham PT Japfa Comfeed saat itu.

Handojo pada tahun 2008 juga menduduki jabatan Direktur Eksekutif dari Japfa Group, sebuah perusahaan induk JPFA yang ada di Singapura. Hingga pada tahun 2019 dia kembali diberi jabatan sebagai Ketua Eksekutif Dewan.

Berpindahnya induk perusahaan juga tidak lepas dari strategi yang dilakukan Handojo, dia mencatatkan saham Japfa di Singapura. Otomatis posisi Japfa di Indonesia berubah menjadi anak perusahaan, pada tahun 2020 tercatat Handojo memiliki aset sekitar Rp 11 triliun.

Original Source

Topik Menarik

{
{