Loading...
Loading…
Asal Usul Kehadiran Ketupat saat Idul Fitri, Sunan Kalijaga Jadi Sosok yang Berperan Utama

Asal Usul Kehadiran Ketupat saat Idul Fitri, Sunan Kalijaga Jadi Sosok yang Berperan Utama

Seleb | celebrities.id | Selasa, 03 Mei 2022 - 16:00

JAKARTA, celebrities.id - Ketupat Lebaran adalah bagian dari kuliner yang dihadirkan saat Idul Fitri. Siapa sangka, ketupat Lebaran punya arti mendalam dan ternyata ada peran Sunan Kalijaga di balik kehadiran ketupat di Idul Fitri.

Sunan Kalijaga dianggap menggunakan ketupat Lebaran sebagai media dakwah dalam menyebarkan agama Islam. Makna mendalam dari ketupat tak jauh dari kembalinya umat Islam ke Fitri di Hari Lebaran.

Dijelaskan pemilik akun TikTok @billmohdor , pioner dari asal usul kata Ketupat adalah Sunan Kalijaga. Ketupat berasal dari kata Ngaku lepat dan Laku papat.

"Itu berasal dari bahasa kromo Inggil Jawa," kata @billmohdor , Selasa (3/5/2022).

Ngaku lepat sendiri memiliki arti mengakui kesalahan. Ini diterapkan dalam tradisi sungkeman dan maaf-maafan saat Lebaran.Sementara itu, laku papat mengartikan mengerjakan 4 sesuatu antara lain Lubaran, Luberan, Leburan, dan Laburan.

"Kalau Lebaran kalian sudah tahu, ya. Nah, Luberan itu nyedekahin sebagian harta, leburan itu meleburkan dosa-dosa dengan maaf-maafan. Kalau Laburan itu kapur yang artinya menjaga kesucian," ucapnya lagi.

Bicara soal ketupat Lebaran, maka tidak jauh dari janur. Kata janur sendiri berasal dari bahasa Arab.

Baca Juga :
Kronologi Sunan Kalijaga Blunder Video Gala dan Bantu Doddy Sudrajat

"Ja A artinya telah hadir dan Nur artinya cahaya," ujarnya.

Bentuk kotak pada ketupat Lebaran punya arti tersendiri. Menurut si pria, bentuk kotak itu merepresentasikan hati manusia. Makanya saat dipotong, bagian dalam warna putih. Itu merepresentatif hati umat Islam yang sudah 30 hari berpuasa plus maaf-maafan di hari Lebaran.

Di kesempatan itu @Billmohdor menjelaskan sedikit soal opor yang mana itu berasal dari sapuro yang artinya memaafkan. Jadi, makan ketupat pakai opor.

"Ini adalah salah satu contoh dakwahnya Wali Songo pakai budaya dan seni," ucapnya.

Seperti diketahui, video tersebut sudah ditonton 1,6 juta kali padahal video itu belum ada 24 jam setelah diunggah di TikTok.

Original Source

Topik Menarik