Studi Terbaru Sebut Madu Miliki Manfaat bagi Penderita TBC, Mampu Percepat Proses Penyembuhan
JAKARTA, celebrities.id - Sejak dulu, madu dipercaya sebagai salah satu pengobatan tradisional yang memiliki segudang manfaat. Salah satu studi terbaru bahkan menemukan bahwa madu memiliki manfaat bagi penderita tuberkulosis (TBC).
Madu untuk Penyembuhan TBC
Studi yang dilakukan para dokter dari Uganda di Mulago Hospital menemukan bahwa madu memiliki manfaat bagi pasien TBC. Mereka menemukan, madu bermanfaat mempercepat proses penyembuhan tuberkulosis, serta menghambat dan mencegah bakteri menyebar ke bagian lain pada tubuh.
Sekadar informasi, bakteri TBC cenderung pertama kali menyebar dan menginfeksi paru-paru, kemudian berpindah ke seluruh sistem peredaran darah. Jika penderita tidak segera diobati, infeksi dapat menyebar ke tulang belakang, ginjal, dan organ perut. Pada akhirnya, hal ini tentu bakal berakibat fatal.
Heboh Bayi 1 Bulan Diajak Mandi Bola ke Playground, Netizen: Pentingnya Jadi Ibu yang Berilmu!
Peneliti dari Centre for TB Control, dr. Stavia Turyahabwe mengatakan pasien tuberkulosis yang mengonsumsi madu dalam pola makan sehari-hari memiliki peluang lebih tinggi untuk sembuh lebih cepat dibanding mereka yang hanya mengonsumsi obat anti-TB.
Hasil awal penelitian menunjukkan, mengonsumsi madu dibarengi penggunaan obat tuberkulosis sangat bermanfaat dan dapat mempercepat proses penyembuhan. Namun, dr. Dyah Novita Anggraini mengatakan manfaat madu untuk menyembuhkan TBC masih membutuhkan penelitian yang lebih banyak untuk membuktikan efektivitasnya.
Sampai saat ini madu tidak bisa buat menyembuhkan TBC. Karena TBC penyebabnya infeksi bakteri Mycobacterium tuberkulosis, jadi penanganan yang tepat adalah konsumsi kombinasi antibiotik secara rutin dan tepat waktu, katanya.
Menurutnya, madu tidak bisa menggantikan peran obat tuberkulosis. Oleh sebab itu, para peneliti dan dokter tidak menganjurkan penderita untuk berhenti minum obat yang telah diresepkan. Meski begitu, seseorang tetap boleh menambahkan madu dalam pola makan sehari-hari dalam batas wajar untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Penderita TBC Tetap Dapat Mengonsumsi Madu untuk Dukung Kesehatan Tubuh
Dijelaskan oleh dr. Theresia Rina Yunita, madu memiliki sifat antimikroba dalam madu dapat melawan infeksi. Khasiat madu lainnya yaitu sebagai antioksidan (dari asam fenolat dan flavonoid) dan antiradang yang juga dapat bermanfaat untuk kesehatan tubuh penderita tuberkulosis.
Antioksidan adalah senyawa yang dapat membantu tubuh melawan radikal bebas penyebab penyakit, sehingga mengurangi risiko kerusakan sel oksidatif. Selain itu, infeksi TBC juga dapat membuat penderitanya mengalami penurunan berat badan yang cukup signifikan.
Mengonsumsi madu dalam batas wajar dan diimbangi pola makan bergizi seimbang dapat membantu memenuhi nutrisi. Menurut Data Komposisi Pangan Indonesia, 100 gram madu mengandung 294 kalori, protein 0,3 gram, dan karbohidrat 79,5 gram. Berbagai vitamin dan mineral penting juga terkandung di dalamnya, misal kalsium, vitamin B, dan vitamin C.










