KSOP Labuan Bajo Kembali Buka Aktivitas Kapal Wisata di Perairan TN Komodo
IDXChannel—Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabunan (KSOP) Labuan Bajo kembali membuka aktivitas kapal wisata di perairan Taman Nasional Komodo pada Sabtu (10/1/2026), sebelumnya aktivitas sempat dihentikan karena cuaca ekstrem.
Aktivitas kembali dibuka setelah evaluasi kondisi cuaca dan gelombang laut yang dinilai sudah lebih aman.
Meskipun begitu kapal wisata masih dilarang untuk melakukan pelayaran pada malam hari untuk menekan risiko kecelakaan laut, terutama pada sejumlah jalur yang dikenal rawan saat malam hari, salah satunya Selat Padar.
Langkah ini diambil demi menjaga keselamatan wisatawan dan awak kapal.
Kapal wisata diwajibkan berlabuh dan tidak melakukan pergerakan setelah matahari terbenam. Kebijakan ini sebagai langkah penguatan standar keselamatan pelayaran wisata di kawasan TN Komodo.
Kapal masih boleh membawa wisatawan menginap di atas kapal, tetapi aktivitas perpindahan antarlokasi harus dilakukan pada siang hari. Dengan demikian, paket wisata yang berlangsung beberapa hari tetap dapat dijalankan selama mengikuti ketentuan tersebut.
Larangan pelayaran malam hari berlaku bagi seluruh kapal wisata yang beroperasi di kawasan TN Komodo.
Kebijakan ini bukan bermaksud menghentikan kegiatan pariwisata, melainkan memastikan keselamatan tetap menjadi prioritas utama, terutama pada musim cuaca yang masih fluktuatif.
Wisatawan tentunya harus melakukan pengaturan jadwal perjalanan. Aktivitas jelajah destinasi populer seperti Pulau Komodo, Pulau Rinca, Pink Beach, dan Pulau Padar tetap dapat dilakukan, tetapi seluruh agenda pelayaran harus dirancang agar selesai sebelum malam hari.
Kapal wisata kemudian akan bermalam di titik-titik yang dinilai aman. Pembukaan kembali pelayaran wisata ini mendapat respons positif dari pelaku pariwisata setempat, mengingat Labuan Bajo merupakan salah satu destinasi unggulan wisata bahari Indonesia.
Pasalnya, penutupan sementara sebelumnya sempat berdampak pada aktivitas wisata dan ekonomi lokal, terutama bagi operator kapal wisata dan pemandu wisata.
Dengan kebijakan baru ini, pemerintah berharap sektor pariwisata Labuan Bajo dapat kembali bergerak, tanpa mengabaikan aspek keselamatan. Wisatawan pun diimbau untuk selalu mengikuti arahan operator kapal serta memperhatikan kondisi cuaca selama berwisata di perairan TN Komodo.
(Nadya Kurnia)










