Dibuat dari Tembaga dengan Tangan, Mobil Maserati Ini Cuma Ada Satu di Dunia!

Dibuat dari Tembaga dengan Tangan, Mobil Maserati Ini Cuma Ada Satu di Dunia!

Otomotif | inews | Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:18
share

JAKARTA, iNews.id - Studio desain otomotif asal Turin, Italia, GFG Style, menghadirkan mobil unik bernama Peralta D yang mengusung bodi tembaga buatan tangan. Mobil coupe mewah ini dibangun menggunakan basis Maserati GranTurismo dan dirancang khusus untuk kolektor asal Meksiko, Carlos Peralta.

Peralta D diperkenalkan dalam ajang Pastejé Automotive Invitational 2026 pada lalu. Mobil istimewa tersebut menjadi bagian dari koleksi pribadi Carlos Peralta, seorang pengusaha yang memiliki hubungan pertemanan dengan keluarga Giugiaro.

GFG Style didirikan oleh Giorgetto Giugiaro dan putranya, Fabrizio Giugiaro, pada 2015 setelah keduanya meninggalkan Italdesign. Studio ini dikenal menggarap proyek desain otomotif khusus, termasuk kendaraan dengan pendekatan desain dan material yang tidak biasa.

Peralta D merupakan penerus Peralta S yang diperkenalkan tahun sebelumnya. Kedua mobil tersebut dipesan oleh Carlos Peralta sebagai proyek khusus untuk keluarganya. Peralta S didedikasikan untuk putra-putranya, sedangkan Peralta D dibuat untuk putri-putrinya.

Perbedaan utama keduanya terletak pada basis kendaraan dan material bodi. Peralta S menggunakan Maserati MC20 bermesin tengah dengan bodi aluminium, sementara Peralta D mengadopsi sasis Maserati GranTurismo bermesin depan dengan konfigurasi kabin 2+2 dan bodi tembaga.

Bodi Tembaga Ditempa Tangan

Daya tarik utama Peralta D terletak pada panel bodinya yang menggunakan tembaga. Material tersebut ditempa secara manual untuk membentuk permukaan eksterior dengan karakter khas.

GFG Style menyebut tembaga sebagai material yang mulia, mudah dibentuk, dan memiliki karakter halus. Penggunaan material ini menjadi tantangan tersendiri karena harus dipadukan dengan desain minimalis yang mengutamakan garis tegas dan permukaan bersih.

Desain Peralta D mengikuti filosofi yang diterapkan pada proyek khusus GFG Style sebelumnya. Garis-garis tajam dan permukaan bodi yang bersih menciptakan tampilan yang disebut Giorgetto Giugiaro sebagai harmoni geometris.

Bagian depan dan belakang dilengkapi lampu LED memanjang. Bumper depan menggunakan pola sarang lebah, sementara spion ditempatkan pada bagian spatbor. Detail lain mencakup tutup pengisian bahan bakar berbentuk heksagonal, diffuser belakang yang elegan, serta empat ujung knalpot.

Siluet mobil ini dibentuk oleh garis atap menyerupai baji yang membentang dari lengkungan roda depan hingga bagian belakang bersudut. Area kaca berukuran besar diberi sentuhan warna tembaga, dipadukan dengan pelek alloy bergaya retro-futuristik berwarna hitam antrasit.

Untuk memberikan akses ke kabin, Peralta D menggunakan kanopi depan yang dapat dimiringkan ke arah depan. Mobil ini juga memiliki empat pintu bergaya sayap camar yang menciptakan bukaan lebar untuk masuk dan keluar dari kabin.

Interior Mewah 

Nuansa eksklusif berlanjut ke bagian interior. GFG Style mempertahankan sejumlah elemen dari Maserati GranTurismo, termasuk panel instrumen digital dan konsol tengah, kemudian menambahkan berbagai detail khusus.

Kabin dilengkapi layar tambahan untuk penumpang. Fitur unik lainnya berupa cermin rias berukuran besar dengan pencahayaan pada laci penyimpanan serta tempat sampanye yang ditempatkan di antara kursi belakang.

Kombinasi material dan warna menjadi bagian penting dari karakter interior. Pelapis berwarna emas dan tembaga mengilap dipadukan dengan kulit cokelat serta jahitan kontras untuk menciptakan suasana kabin yang mewah.

Panel bodi khusus tersebut ditopang struktur serat karbon dan sasis aluminium. Namun, GFG Style belum mengungkapkan spesifikasi teknis lengkap Peralta D, termasuk detail mesin yang digunakan.

Sebagai acuan, Maserati GranTurismo tersedia dengan mesin V6 3.0 liter twin-turbo dalam dua pilihan tenaga, yakni 483 hp atau 543 hp, bergantung pada variannya. Model tersebut juga memiliki versi listrik sepenuhnya.

Meski demikian, empat ujung knalpot pada Peralta D mengindikasikan mobil ini kemungkinan menggunakan mesin pembakaran internal. Kepastian mengenai konfigurasi mesin dan performanya belum diumumkan oleh GFG Style.

Fabrizio Giugiaro menjelaskan, Peralta D lahir dari hubungan kreatif yang terjalin dengan Carlos Peralta selama pengembangan Peralta S.

"Peralta D lahir dari energi positif dan sinergi kreatif yang terjalin dengan Carlos Peralta selama pengembangan Peralta S. Kami ingin membangun perjalanan gaya tersebut dengan mengeksplorasi ekspresivitas material yang menarik dan kompleks seperti tembaga," ujar Fabrizio Giugiaro.

Dia mengatakan, tantangan utama dalam pengembangan mobil ini adalah memadukan estetika minimalis dengan solusi fungsional modern.

"Tantangannya adalah menggabungkan estetika minimalis — yang dicirikan oleh garis-garis bersih dan detail elegan — dengan solusi fungsional mutakhir untuk menciptakan coupe Gran Turismo 2+2 sejati," kata Fabrizio.

GFG Style tidak mengungkapkan harga Peralta D. Namun, sebagai mobil pesanan khusus dengan bodi tembaga yang ditempa secara manual, kendaraan ini dirancang dengan pendekatan berbeda dari mobil produksi massal.

Keberadaan Peralta D memperlihatkan bagaimana basis mobil grand tourer dapat dikembangkan menjadi kendaraan koleksi dengan karakter desain dan material yang sangat personal.

Topik Menarik