Dari 2 Persen ke 26 Persen: Arista Buka 20 Diler BYD dan Danza dalam Sehari
Pangsa pasar kendaraan energi baru (NEV) di Indonesia naik dari sekitar 2 persen pada 2023 menjadi 26 persen hingga September 2026.
Lonjakan lebih dari 13 kali lipat itu kini disusul pelebaran jaringan penjualan: Arista Group meresmikan 20 diler BYD dan Danza sekaligus, Jumat (16/10/2026).
Dengan tambahan tersebut, jaringan Arista kini lebih dari 45 lokasi. Empat belas titik baru berada di Pulau Jawa, yakni Jabodetabek (PIK 2 untuk BYD dan DENZA, Daan Mogot, Hasyim Ashari, Modernland, Summarecon Serpong, Cinere, Sentul, Tangerang), Jawa Barat (Bandung Suci, Purwakarta, Sukabumi), dan Jawa Timur (Sidoarjo, Malang).
Enam lainnya di luar Jawa: Batam, Panam, Bengkulu, Padang, Palangkaraya, dan Martapura.
Ekspansi ini berpijak pada pasar yang sudah terbentuk. Menurut Arista, BYD dan Danza menguasai sekitar 37 persen pasar NEV, dan BYD Group telah dipilih lebih dari 110.000 keluarga Indonesia, baik lewat mobil listrik (EV) maupun Dual Mode (DM) yang memadukan tenaga listrik dan mesin hybrid.Fasilitas produksi lokal BYD di Subang, Jawa Barat, disebut memperkuat fondasi industri ini. Enam titik di luar Jawa menandakan pasar mobil listrik mulai dikejar ke luar pusat konsumsi utama.
Liu Xueliang menyampaikan sambutan dalam peresmian 20 diler BYD dan Danza Arista Group, Jumat (16/10/2026). Foto: Arista”Indonesia merupakan salah satu pasar paling dinamis dan strategis bagi BYD di kawasan Asia-Pasifik,” kata Wakil Presiden BYD Co., Ltd. Liu Xueliang. Chairman Arista Group Hartono Sohor menyebut langkah ini sebagai kesiapan untuk ”memimpin revolusi energi hijau secara masif dan mendekatkan mobilitas masa depan bagi masyarakat Indonesia”.
Diler yang disebut Arista sebagai yang terbesar berada di PIK 2, Kavling Commercial Manhattan Signature Nomor 7-9, Jalan Laksamana Yos Sudarso, Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten, di atas lahan 3 hektar. Jaraknya dari pintu keluar tol hanya hitungan menit. Layanan 3S (penjualan, servis, suku cadang) mencakup showroom lini lengkap BYD, area khusus MPV premium Danza, ruang tunggu dengan makanan dan minuman, serta service bay yang ditangani teknisi bersertifikat.
Seorang tamu undangan menjajal kabin baris kedua unit MPV di diler baru Arista Group saat peresmian, Jumat (16/10/2026). Foto: AristaDaya tarik utamanya ada pada pengisian daya. Danza PIK 2 dilengkapi BYD FLASH Charging, teknologi yang diperkenalkan di Indonesia pada 14 Oktober 2026 dengan daya hingga 1.500 kilowatt.Menurut Arista, kendaraan siap jalan dalam 5 menit dan terisi penuh dalam 9 menit. Di area diler tersedia pula empat unit stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) fast charging serta layanan pemasangan home charging di rumah pelanggan. Arista belum merinci jarak tempuh yang didapat dalam lima menit itu, dan keterangan resminya hanya menyebut teknologi tersebut diDanza PIK 2.
Arista Group berpengalaman lebih dari 35 tahun, mengelola lebih dari 175 jaringan otomotif di 20 provinsi dan 75 kota/kabupaten, serta mengklaim menjangkau 80 persen pasar nasional. Lewat Arista Power, kelompok usaha ini mengembangkan SPKLU, dan melalui PT Arista Auto Elektrindo menjadi distributor kendaraan niaga listrik Farizon.
Ketika diler kian merata, ujian berikutnya bergeser ke pengisian daya: seberapa cepat infrastruktur menyusul penjualan.



