Toyota Rangga Pro Max Diajak Berselancar di Gumuk Pasir, Enjoy Banget!

Toyota Rangga Pro Max Diajak Berselancar di Gumuk Pasir, Enjoy Banget!

Otomotif | sindonews | Rabu, 30 September 2026 - 12:07
share

Pasir tidak pernah diam. Hari ini bukit. Besok bisa jadi lembah.

Di situlah All-New Land Cruiser FJ diajak bermain: Gumuk Pasir, Yogyakarta. Hari pertama Toyota Journalist Test Drive: Drive & Joy Beyond The Road 2026.

Saya tidak memegang setir. Formatnya taxi drive. Instruktur yang menyetir. Wartawan duduk di sebelahnya. Merasakan. Mengamati. Sesekali berpegangan.

FJ ini anggota terbaru keluarga Land Cruiser. Paling ringkas. Wajahnya mengambil inspirasi dari FJ40, Land Cruiser klasik yang melegenda. Kotak. Jujur. Tanpa basa-basi. Tapi jeroannya modern.

Pertanyaannya: apakah Land Cruiser yang "kecil" masih pantas disebut Land Cruiser? Sempat ada olok-olok bahwa Land Cruiser FJ ini adalah Toyota Hilux Rangga "Pro Max". Sebab, memakai platform IMV / IMV0 (Innovative International Multipurpose Vehicle), basis yang sama dengan Hilux Rangga dan Fortuner.

Tapi, Toyota menjawabnya dengan prinsip lama mereka: Trust. Go Anywhere and Everywhere, Then Come Back Safe and Well. Pergi ke mana saja. Pulang dengan selamat.Fitur-fiturnya dibuat lengkap. Rangkanya body-on-frame. Penggeraknya part-time 4WD: 2H, 4H, dan 4L. Plus Rear Differential Lock.

Wheelbase-nya 2.580 mm. Radius putarnya hanya 5,5 meter. Angka inilah yang membuat FJ berbeda dari kakak-kakaknya.

Di atas kertas, kemampuannya tidak main-main. Approach angle 30 derajat. Departure angle 38 derajat. Breakover angle 25 derajat. Sanggup menanjak hingga 45 derajat. Tahan kemiringan samping sampai 44 derajat. Bisa menyeberangi air sedalam 700 mm.

Toyota menyebut, di beberapa aspek, angka itu setara bahkan melampaui Land Cruiser yang sudah ada.

Mesinnya bensin 2TR-FE. Empat silinder. 2.700 cc. Tenaganya 122 kW, sekitar 166 PS. Torsinya 245 Nm. Transmisinya otomatis 6-percepatan Super ECT.

Maka mobil pun masuk ke pasir. Begitu roda menyentuh gumuk, bodi terasa mengambang sesaat. Pasir kering berbunyi di bawah ban. Bercampur batu, gemeretak. Di depan, tanjakan menjulang. Pucuknya tak kelihatan dari balik kap.

Instruktur memindah tuas ke 4L. "Mobil ini seperti Land Cruiser, versi lucu, versi seru dan menyenangkan," ungkapnya.

Suara mesin berubah. Lebih berat. Lebih sabar. Mobil merayap naik. Pelan, tapi tidak berhenti.

Itulah fungsi 4L: rasio gigi lebih rendah. Daya dorong tetap ada di kecepatan rendah. Momentum terjaga tanpa harus ngebut. Di pasir, ngebut justru sering jadi awal mobil terjebak.

Lalu datang bagian yang paling menegangkan. Pasir makin dalam. Satu roda belakang mulai kehilangan cengkeraman. Terasa ada yang "selip" di bawah jok.

Rear Differential Lock diaktifkan.Kedua roda belakang kini berputar seirama. Kalau satu roda kehilangan pijakan, roda lainnya tetap mendorong. Mobil menggeliat, lalu naik lagi.Di puncak, pemandangan terbuka. Hamparan pasir bergelombang sejauh mata. Lalu turunan.

Di sinilah saya paling menghargai kerja transmisinya. Saat turun, gigi rendah menahan laju lewat engine brake. Mobil tidak meluncur liar. Turun dengan tenang, seperti orang tua menuruni tangga.

Saat menanjak, transmisi menahan gigi yang sesuai agar tenaga tetap tersedia. Perpindahan dari permukaan datar ke tanjakan, lalu ke turunan, terasa natural. Tidak ada hentakan yang mengagetkan.

Wheelbase pendek membuat perut mobil tidak mudah "tersangkut" di pucuk bukit. Breakover 25 derajat bekerja nyata. Radius putar 5,5 meter membuat mobil gampang berbelok di celah kontur yang sempit. Land Cruiser besar belum tentu selincah ini di gumuk yang sama.

Jadi FJ tidak menaklukkan pasir dengan otot. Tenaga 122 kW bukan angka yang menakutkan. Ia menaklukkannya dengan kombinasi: dimensi ringkas, gearing rendah, dan sistem 4WD yang tepat.

Secara pasar, pilihan ini masuk akal. Platform IMV dan mesin 2TR-FE bukan barang asing. Keluarga mesin ini lama dikenal di Hilux dan Fortuner bensin. Artinya, FJ tidak lahir dari nol. Ia lahir dari fondasi yang sudah teruji. Di Indonesia. Yang baru adalah karakternya. Land Cruiser selama ini identik dengan besar, mewah, dan serius. FJ menawarkan wajah lain: ringan, lincah, dan fun.Bukan Land Cruiser untuk pamer di lobi hotel. Tapi Land Cruiser untuk diajak main kotor.

5 Fakta Kunci Land Cruiser FJ

Mesin 2TR-FE 2.700 cc empat silinder bensin, tenaga 122 kW (±166 PS) dan torsi 245 Nm, dipadukan transmisi otomatis 6-percepatan Super ECT.

Dimensi ringkas: wheelbase 2.580 mm dengan radius putar 5,5 meter, lebih lincah di jalur sempit maupun perkotaan.

Sudut off-road: approach 30 derajat, departure 38 derajat, breakover 25 derajat.

Kemampuan ekstrem: menanjak hingga 45 derajat, kemiringan samping 44 derajat, dan kedalaman air hingga 700 mm.

Part-time 4WD (2H, 4H, 4L) di atas rangka body-on-frame platform IMV, dilengkapi Rear Differential Lock.

Topik Menarik