GM Mobil Boyong Truk Berukuran Jumbo di Mining Indonesia 2026, Daya Angkut hingga 270 Ton
JAKARTA, iNews.id - GM Mobil memboyong truk bermuatan besar bertenaga hingga 660 horsepower (HP) di Mining Indonesia 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Kendaran tersebut adalah FAW FD660TH, tractor head anyar yang mampu menopang Gross Combination Weight (GCW) hingga 270 ton.
Peluncuran FAW FD660TH disebutkan menjadi komitmen GM Mobil dalam menyediakan solusi transportasi untuk kebutuhan industri pertambangan, konstruksi, dan logistik di Tanah Air. Secara spesifikasi, tractor head terbaru ini dibekali mesin bertenaga 660 HP dengan torsi maksimal mencapai 3.300 Nm.
Tenaga besar itu dipadukan dengan transmisi ZF 12-speed yang dilengkapi hydraulic retarder untuk membantu pengereman saat kendaraan melaju di medan berat maupun turunan curam.
Kemampuan menopang GCW hingga 270 ton, FAW FD660TH ditujukan untuk kebutuhan hauling di sektor pertambangan serta aktivitas logistik jarak jauh. Kehadiran unit ini melengkapi jajaran tractor head FAW Trucks yang dipasarkan GM Mobil di Indonesia.
Dari sisi keselamatan, kabin FAW FD660TH telah memenuhi standar UNECE R29. Regulasi tersebut mengatur ketahanan struktur kabin terhadap benturan sehingga memberikan perlindungan tambahan bagi pengemudi saat menjalankan aktivitas operasional.
Selain FAW FD660TH, GM Mobil membawa sejumlah model FAW Trucks dan XCMG Trucks ke Mining Indonesia 2026. Produk yang ditawarkan mencakup tractor head, dump truck, chassis cargo, mixer truck, light truck, manhaul, self loader, hingga fuel truck.
Tak hanya mengandalkan kendaraan bermesin konvensional, GM Mobil juga mulai memperkuat lini kendaraan listrik untuk kebutuhan transportasi berat. Beberapa model truk listrik yang ditampilkan di antaranya XT370DT, XT490DT, XT490TH, dan XT150CD.
Kehadiran truk listrik tersebut menjadi bagian dari langkah GM Mobil menghadirkan solusi transportasi berat yang lebih bersih, senyap, dan efisien tanpa mengesampingkan kebutuhan tenaga serta keandalan di lapangan.
Untuk mendukung operasional armada, produk truk yang dipasarkan GM Mobil juga dilengkapi Fleet Management System bernama GM Teletech. Teknologi tersebut memungkinkan pemilik armada memantau kondisi kendaraan secara real-time melalui smartphone maupun komputer.
"Produk truk yang dipasarkan GM Mobil ini juga didukung teknologi Fleet Management System yang kami sebut GM Teletech, sistem monitoring kendaraan berbasis digital yang memungkinkan pemilik truk memonitor kondisi unit secara real-time melalui smartphone maupun komputer," ujar Direktur Utama PT Gaya Makmur Mobil, Frankie Makaminang di Jakarta, Rabu (9/9/2026).
Dia mengungkapkan selain teknologi pemantauan armada, GM Mobil memiliki Reman Center, yakni layanan perbaikan, rekondisi, dan remanufaktur komponen truk besar.
"Proses remanufaktur kami tidak sekadar memperbaiki tapi menghidupkan kembali komponen yang rusak hingga memiliki kualitas lebih baik dari sebelumnya. Semua proses dilakukan dengan keahlian teknis profesional dan didukung teknologi mutakhir, dengan penekanan ketat pada Quality Control (QC) untuk memastikan keandalan setiap komponen yang dihasilkan," kata Frankie.
Keberadaan Reman Center diklaim memberikan sejumlah manfaat mulai dari menekan biaya operasional, mengurangi limbah melalui perpanjangan usia pakai komponen, hingga meningkatkan kinerja dan keandalan armada.
Saat ini, GM Mobil telah memiliki 21 cabang dan dealer serta 21 service center yang tersebar dari Aceh hingga Jayapura. Jaringan tersebut menjadi salah satu pendukung layanan purnajual dan distribusi produk GM Mobil di Indonesia.








