Sama-Sama SUV PHEV, Ini Perbedaan Jetour T1 dan T2 i-DM

Sama-Sama SUV PHEV, Ini Perbedaan Jetour T1 dan T2 i-DM

Otomotif | inews | Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:05
share

JAKARTA, iNews.id – PT Jetour Sales Indonesia memperkenalkan dua SUV plug-in hybrid (PHEV) berbasis teknologi Intelligent Dual Mode (i-DM), yakni Jetour T1 i-DM dan Jetour T2 i-DM. Meski sama-sama mengusung mesin 1.500 cc turbo dan sistem elektrifikasi, keduanya dirancang dengan karakter berkendara yang berbeda sesuai kebutuhan konsumen. 

Product Senior Manager PT Jetour Sales Indonesia, Irwan Nugraha Kurnia mengatakan, setiap konsumen memiliki preferensi berkendara yang berbeda. Karena itu, Jetour menghadirkan dua karakter i-DM yang disesuaikan dengan kebutuhan mobilitas sehari-hari maupun petualangan.

"Intelligent Dual Mode (i-DM) kami hadirkan dengan karakter yang berbeda pada Jetour T1 i-DM dan Jetour T2 i-DM, sehingga masing-masing mampu memberikan pengalaman berkendara yang sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup konsumen," ujarnya. 

Dia menjelaskan Jetour T2 i-DM diposisikan sebagai SUV Performance Oriented. Mobil ini mengombinasikan mesin 1.500 cc turbo bertenaga 136 PS dan torsi 220 Nm dengan dua motor listrik. 

Motor listrik pertama menghasilkan tenaga 102 PS dan torsi 170 Nm, sedangkan motor kedua menyumbang 122 PS dan torsi 220 Nm.

Kombinasi tersebut dipadukan dengan transmisi 3-Speed Dedicated Hybrid Transmission (DHT) sehingga menghasilkan akselerasi yang lebih responsif. Jetour T2 i-DM memiliki kecepatan maksimum 200 km/jam dan mampu melaju dalam mode listrik hingga 120 km.

Sementara itu, Jetour T1 i-DM mengusung karakter Smooth Oriented yang lebih mengutamakan kenyamanan dan kepraktisan. SUV ini menggunakan mesin 1.500 cc turbo dengan tenaga 136 PS dan torsi 220 Nm, dipadukan satu motor listrik berkekuatan 204 PS dengan torsi 310 Nm.

Tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi 1-Speed DHT. Jetour T1 i-DM memiliki kecepatan maksimum 180 km/jam dan mampu melaju menggunakan tenaga listrik hingga 70 km.

Menurutnya, penggunaan dua motor listrik dan transmisi 3-Speed DHT pada T2 i-DM membuat karakter mobil lebih bertenaga dan responsif, sehingga cocok untuk perjalanan jauh maupun medan yang lebih menantang. Sebaliknya, T1 i-DM dirancang agar lebih halus dan praktis untuk penggunaan harian di perkotaan. 

Meski memiliki karakter yang berbeda, kedua SUV tersebut tetap menawarkan performa lebih baik dibandingkan kendaraan bermesin bensin konvensional di kelasnya, sekaligus menghadirkan efisiensi bahan bakar berkat teknologi plug-in hybrid Intelligent Dual Mode (i-DM).

Topik Menarik