Akhirnya  Eropa Izinkan Fitur FSD Tesla Digunakan

Akhirnya Eropa Izinkan Fitur FSD Tesla Digunakan

Otomotif | sindonews | Minggu, 14 Juni 2026 - 18:22
share

Tesla telah menerima persetujuan untuk menawarkan perangkat lunak Full Self-Driving (FSD) yang diawasi di Belgia, membuka jalan bagi produsen mobil listrik Amerika ini untuk menerapkan teknologi ini di salah satu pasar otomotif utama Eropa.

Informasi ini dikonfirmasi oleh Annick De Ridder, Menteri Transportasi untuk wilayah Flanders di Belgia, dalam sebuah unggahan di media sosial. Ia menyatakan bahwa ia telah menandatangani dokumen persetujuan tersebut dan mengunggah gambar dokumen resmi dengan tanda tangannya. Menteri Transportasi Belgia, Annick De Ridder dari Flanders, mengkonfirmasi persetujuan teknologi bantuan pengemudi FSD Tesla, dan memposting gambar dokumen resmi dengan tanda tangannya di media sosial.

Menurut Ibu De Ridder, keputusan pemberian lisensi tersebut dibuat setelah Tesla berhasil menyelesaikan serangkaian pengujian untuk teknologi FSD-nya di Belgia. Persetujuan ini memungkinkan produsen mobil listrik tersebut untuk mulai menerapkan sistem bantuan pengemudi canggih ini kepada pelanggan di negara tersebut.

Meskipun disebut Full Self-Driving (Pengemudi Otomatis Penuh), sistem FSD masih termasuk dalam kategori teknologi bantuan pengemudi, yang mengharuskan pengemudi untuk terus memantau dan siap turun tangan bila diperlukan.

Teknologi ini menggunakan kamera, sistem pengolahan data, dan perangkat lunak kecerdasan buatan (AI) untuk membantu tugas-tugas seperti menjaga jalur, mengontrol kecepatan, kesadaran lingkungan, dan navigasi dalam berbagai situasi lalu lintas.

Mobil crossover segmen C buatan Vietnam yang dibanderol di bawah 1 miliar VND bersaing ketat untuk menurunkan harga hingga ratusan juta VND.Tekanan persaingan dan upaya menghabiskan stok telah mendorong produsen dan distributor untuk menurunkan harga beberapa model crossover segmen C yang harganya di bawah 1 miliar VND secara drastis, dengan diskon mulai dari puluhan hingga ratusan juta VND.Salah satu poin penting dalam peraturan Belgia adalah bahwa lisensi yang diberikan di salah satu dari tiga wilayah administratif negara tersebut berlaku di seluruh wilayah. Ini berarti Tesla dapat menerapkan FSD di ketiga wilayah tersebut—Flanders, Wallonia, dan Brussels—setelah menyelesaikan proses persetujuan.

Belgia telah menjadi negara kelima di Uni Eropa (UE) yang mengizinkan Tesla untuk memasok teknologi FSD (Full Self-Driving) yang diawasi, setelah Belanda, Lituania, Estonia, dan Denmark.

Belgia telah menjadi negara kelima di Uni Eropa (UE) yang mengizinkan produsen mobil Elon Musk untuk menawarkan teknologi bantuan mengemudi terawasi (FSD), setelah Belanda, Lituania, Estonia, dan Denmark. Ekspansi ke Belgia ini menandai langkah lain dalam strategi Tesla untuk membawa teknologi bantuan pengemudi canggihnya ke pasar Eropa.

Namun, implementasi FSD di area ini masih bergantung pada peraturan hukum terkait keselamatan lalu lintas, tanggung jawab pengemudi, dan kerangka peraturan untuk teknologi otomatis di jalan umum.

Topik Menarik