TikTok Bantah Kabar Peluncuran Mobil atau Merek Baru
JAKARTA - Perusahaan induk TikTok, ByteDance, membantah rencana untuk meluncurkan mobil dengan Seres Group, produsen mobil di balik AITO. ByteDance juga menegaskan tidak ada peluncuran mobil atau merek baru yang direncanakan.
Dalam pernyataannya, raksasa teknologi China itu menyampaikan empat poin utama. Keempat poin itu adalah sebagai berikut, sebagaimana melansir Car News China, Senin (8/6/2026):
1. ByteDance tidak memiliki rencana untuk meluncurkan mobil atau merek baru.
2. “Saidou” bukanlah merek mobil yang diluncurkan oleh ByteDance atau Dola (Doubao) AI.
3. ByteDance tidak memiliki saham di Saidou.
4. Dola (Doubao) dan Volcano Engine fokus pada kokpit pintar dan teknologi AI untuk industri otomotif.
Rumor tentang peluncuran mobil baru muncul setelah restrukturisasi Chongqing Landian Technology, anak perusahaan Seres, yang menghasilkan terciptanya merek baru, “Saidou Technology”. Langkah ini membawa suntikan modal sebesar 6,67 miliar yuan (952,9 juta USD) dari beberapa investor, terutama Wending Investment, lengan investasi strategis CATL.
Pengumuman dari Saidou memperkuat rumor ini, karena anak perusahaan Seres tersebut bersiap untuk meluncurkan merek mobil baru pada 9 Juni. Saidou dan Seres menyatakan entitas baru ini akan “mengeksplorasi kemungkinan tak terbatas dari kendaraan yang ditentukan oleh AI”. Ini mengisyaratkan integrasi signifikan teknologi AI dalam kendaraannya.
Namun, dengan penolakan dari ByteDance, kini diperkirakan mobil baru Saidou hanya akan menggabungkan kemampuan AI dan kokpit pintar dari Volcano Engine dan Dola.
Raksasa teknologi ini sebelumnya telah menjauhkan diri dari manufaktur otomotif dan produk pengemudian otonom, dan lebih fokus pada teknologi kabin interaktif.
Seres, Landian, dan Saidou
Awalnya berafiliasi dengan Dongfeng Motor, Seres Group meraih popularitas pada 2021 dengan SF5, model pertama dalam Aliansi Mobilitas Cerdas Harmony (HIMA) Huawei. Kerja sama ini menjadikan Seres sebagai pemain kunci dalam dorongan otomotif Huawei. Keduanya meluncurkan merek AITO pada tahun itu. Grup otomotif ini sebelumnya menjadi perbincangan karena mematenkan desain untuk toilet di dalam mobil.
Namun, nasib Landian jauh kurang menggembirakan. Merek anggaran Seres berfokus pada segmen SUV kelas bawah.
Kebangkitan Landian menjadi Saidou terjadi ketika Seres berupaya membatasi kerugian dan memperbaiki laporan keuangannya. Rumor tentang keterlibatan ByteDance bukanlah tanpa dasar, karena bahkan nama Saidou dapat dilihat sebagai gabungan dari Seres (Sai Li Si) dan Dola AI milik ByteDance (Dou Bao).
Detail tentang merek baru Saidou diharapkan akan diumumkan pada 9 Juni.





