Grab Bantah Rumor Tinggalkan Indonesia
JAKARTA, iNews.id – CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi membantah kabar yang menyebut Grab akan keluar dari Indonesia. Dia memastikan perusahaan tetap berkomitmen terus berkembang dan berkontribusi dalam mendukung perekonomian digital nasional.
Neneng menegaskan Grab selalu menghormati arahan serta kebijakan pemerintah Indonesia. Menurutnya, perusahaan juga akan terus berjalan seiring dengan agenda nasional dalam memperkuat ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan.
"Grab menegaskan rumor mengenai rencana keluar dari Indonesia adalah tidak benar. Grab senantiasa menghormati arahan dan kebijakan pemerintah Indonesia, serta berkomitmen untuk terus berjalan selaras dengan agenda nasional dalam memperkuat ekonomi digital kerakyatan yang inklusif dan berkelanjutan," kata Neneng dalam keterangan resminya, Jumat (5/6/2026).
Dia menegaskan Indonesia merupakan salah satu ekosistem penting bagi Grab. Selama lebih dari 10 tahun beroperasi di Tanah Air, Grab terus berupaya mengambil peran aktif dalam mendukung kehidupan masyarakat Indonesia.
"Indonesia merupakan ekosistem penting bagi Grab, kami telah hadir untuk Indonesia selama lebih dari 10 tahun dan kami berkomitmen untuk terus bertumbuh dan mengambil peran aktif dalam mendukung kehidupan masyarakat Indonesia," katanya.
Neneng menjelaskan komitmen tersebut tercermin dari berbagai kontribusi yang telah diberikan Grab selama lebih dari satu dekade. Perusahaan disebut berkontribusi terhadap sekitar 50 persen industri ride-hailing dan layanan pengantaran online di Indonesia.
Selain itu, Grab juga mendukung penciptaan 4,6 juta peluang kerja melalui digitalisasi UMKM. Perusahaan juga menjalankan program Grab untuk Indonesia dengan nilai lebih dari Rp100 miliar yang ditujukan bagi Mitra Pengemudi.
Ke depan, Grab memastikan akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, mitra, dan berbagai pemangku kepentingan. Langkah tersebut dilakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
"Grab akan terus berkolaborasi dengan pemerintah, mitra, dan seluruh pemangku kepentingan, karena bagi Grab, Indonesia bukan sekadar ekosistem, melainkan rumah tempat kami tumbuh bersama masyarakat," kata Neneng.

