Mobil Listrik TikTok Siap Meluncur Tahun Ini, ByteDance Siapkan Kejutan
Pasar otomotif China akan menyaksikan munculnya merek baru yang menarik perhatian, karena Seres Group dilaporkan sedang mempersiapkan peluncuran model pertama di bawah merek baru yang dikembangkan bersama perusahaan induk TikTok, ByteDance.
Merek ini akan beroperasi di bawah perusahaan baru bernama Saidou Technology, yang sebelumnya dikenal sebagai Chongqing Landian Technology.
Rebranding ini terjadi setelah proses restrukturisasi perusahaan skala besar yang melibatkan suntikan modal senilai 6,67 miliar yuan dari beberapa investor besar termasuk dana investasi pemerintah distrik Shapingba di Chongqing, anak perusahaan CATL Wending Investment, Bojun Technology, dan Xingyu Shares.Sebagai hasil dari transaksi tersebut, Seres bukan lagi pemegang saham terbesar karena kepemilikan perusahaan berkurang menjadi sekitar 32,96 persen, sementara platform investasi milik negara Shapingba sekarang memegang 34,50 persen saham dan merupakan pemegang saham terbesar.
Langkah ini dipandang sebagai upaya Seres untuk merampingkan struktur aset perusahaan dan memisahkan bisnis lama yang kurang menguntungkan dari laporan keuangan grup.
Pada saat yang sama, langkah ini membuka jalan bagi pengembangan merek otomotif generasi baru yang lebih berfokus pada teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI).Menurut laporan industri, Saidou Technology diperkirakan akan meluncurkan model pertamanya sebelum akhir tahun ini.
Model tersebut dikatakan akan hadir dalam bentuk crossover yang menggabungkan elemen SUV dan sedan, dan akan ditawarkan dalam dua pilihan powertrain: listrik murni (EV) dan range extender (EREV).
Produksinya akan dilakukan di pabrik Phoenix milik Seres, yang saat ini sedang menjalani proses peningkatan untuk mengakomodasi produksi model baru tersebut.
Yang membedakan merek ini dari model Seres yang sudah ada adalah fokusnya yang kuat pada pengalaman pengguna berbasis AI.
Sementara merek Aito menggunakan sistem penggerak cerdas Qiankun dari Huawei, Saidou akan memanfaatkan teknologi AI dari Volcano Engine, platform cloud dan kecerdasan buatan dari ByteDance.Sistem ini diharapkan menawarkan generasi baru kokpit pintar dengan integrasi model bahasa yang luas yang dapat memberikan interaksi yang lebih alami antara pengguna dan kendaraan.
Meskipun Volcano Engine menyediakan teknologi AI dan infrastruktur cloud, perusahaan tersebut menekankan bahwa mereka tidak berencana untuk terlibat dalam pengembangan teknologi penggerak otonom.
Sebaliknya, fokus utama adalah pada pengalaman digital di dalam kabin, konektivitas cloud, dan layanan pintar yang lebih canggih.
Merek Saidou juga ditargetkan pada konsumen muda dan aktif yang lebih melek teknologi, di mana ia akan memiliki jaringan penjualan sendiri untuk pasar domestik Tiongkok serta pasar internasional.
Strategi ini dipandang sebagai perubahan besar dibandingkan dengan merek Landian sebelumnya yang kesulitan menembus segmen kendaraan terjangkau antara 100.000 hingga 150.000 yuan.Menariknya, kemunculan Saidou bukanlah satu-satunya merek baru yang diperkenalkan oleh produsen otomotif Tiongkok tahun ini.
Beberapa perusahaan lain seperti Leapmotor dan Xiaomi juga dilaporkan berencana meluncurkan sub-merek masing-masing untuk memperluas portofolio produk mereka.
Bagi Seres, langkah ini datang pada waktu yang tepat karena penjualan kendaraan energi baru perusahaan terus menunjukkan pertumbuhan positif.
Pada Mei 2026 saja, Seres mencatat penjualan 33.476 unit, sementara penjualan kumulatif untuk periode Januari hingga Mei mencapai 145.108 unit, meningkat 15,14 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Jika semuanya berjalan sesuai rencana, "mobil TikTok" berpotensi menjadi salah satu peluncuran paling menarik di industri otomotif Tiongkok tahun ini.
Bukan hanya karena hubungannya dengan ByteDance dan TikTok, tetapi juga karena akan membawa pendekatan baru dalam penggunaan kecerdasan buatan dalam pengalaman kepemilikan kendaraan modern.


