Ferrari Luce Dikritik, Lamborghini: Pembatalan EV Adalah Langkah Tepat

Ferrari Luce Dikritik, Lamborghini: Pembatalan EV Adalah Langkah Tepat

Otomotif | sindonews | Kamis, 28 Mei 2026 - 18:02
share

CEO Lamborghini, Stephan Winkelmann, membela keputusan perusahaan untuk membatalkan rencana mobil listrik (EV) sepenuhnya setelah Ferrari menerima kritik keras menyusul peluncuran model EV pertama merek tersebut, Ferrari Luce.

Menurut laporan CNBC, Winkelmann mengatakan keputusan Lamborghini untuk menghentikan pengembangan model EV Lanzador dan fokus pada teknologi plug-in hybrid (PHEV) adalah "langkah yang tepat" bagi perusahaan.

Ia menjelaskan bahwa Lamborghini melihat permintaan pelanggan untuk EV sepenuhnya masih belum cukup kuat, terutama di segmen supercar mewah berperforma tinggi.

"Melihat situasi pasar, kami menemukan bahwa penerimaan pelanggan terhadap EV untuk kategori pelanggan kami belum meningkat seperti yang diharapkan. Itulah mengapa kami memilih untuk beralih dari EV sepenuhnya ke plug-in hybrid," katanya.

Pernyataan tersebut muncul beberapa hari setelah Ferrari memperkenalkan Ferrari Luce, EV pertama merek Italia tersebut, yang memicu berbagai reaksi negatif dari penggemar dan investor.

Saham Ferrari dilaporkan turun sekitar 8 persen di Milan dan 5,3 persen di New York setelah peluncuran model tersebut.Di antara kritik terbesar yang diterima Luce adalah desainnya, yang dianggap terlalu futuristik dan jauh dari identitas tradisional Ferrari.

Analis Morningstar, Michael Field, menggambarkan banyak penggemar Ferrari kecewa karena merek tersebut dianggap terlalu mengejar konsep EV sehingga merugikan karakter supercar Ferrari yang asli.

Ferrari Luce juga dirancang oleh mantan kepala desain Apple, Jony Ive, dengan pendekatan minimalis termasuk penggunaan layar besar di kabin dan desain eksterior yang lebih bulat dan modern.

Lamborghini sebelumnya merupakan salah satu produsen supercar paling agresif yang beralih ke teknologi plug-in hybrid melalui model Revuelto dan Temerario.

Namun, Lamborghini juga memutuskan untuk membatalkan versi EV dari SUV Urus serta proyek Lanzador EV, yang sebelumnya direncanakan sebagai model listrik pertama merek tersebut.Namun, Winkelmann menekankan bahwa setiap produsen memiliki strateginya sendiri dan menolak untuk mengkritik Ferrari secara langsung.

"Kita tidak sedang membicarakan pesaing. Setiap perusahaan memiliki strateginya sendiri," katanya.

Selain kritik dari penggemar, Ferrari Luce juga mendapat kritik dari mantan ketua Ferrari, Luca di Montezemolo, yang secara sarkastik mengatakan bahwa logo kuda Ferrari harus dihapus dari model tersebut.

Topik Menarik