Mobil Listrik Kompak Honda Super-One Meluncur, Harga Rp300 Jutaan

Mobil Listrik Kompak Honda Super-One Meluncur, Harga Rp300 Jutaan

Otomotif | okezone | Kamis, 28 Mei 2026 - 18:41
share

JAKARTA - Honda Motor Co resmi meluncurkan mobil listrik kompak baru yakni Honda Super-One. Mobil listrik meluncur untuk pasar Jepang.

1. Honda Super One 

Honda Super-One dikembangkan dari basis Honda N-One, dengan sedikit lebih lebar. Selain itu, model ini telah disematkan sejumlah fitur. 

Melansir laman Honda, Kamis (28/5/2026), mobil kompak ini dibekali e-Axle yang ringkas dan baterai ramping berkapasitas tinggi. Mode BOOST yang dikembangkan khusus untuk model ini meningkatkan daya maksimum dari 47kW pada Mode NORMAL menjadi 70kW.

Selain itu, Honda Super-One menyinkronkan transmisi 7-percepatan simulasi yang mereproduksi sensasi perpindahan gigi transmisi dan sistem Active Sound Control yang menghasilkan dan memutar suara mesin "virtual" di dalam kabin sesuai dengan input pengemudi melalui pedal gas. 

Karena itu, Super-One memungkinkan pengemudi menikmati sensasi seolah-olah mengendarai kendaraan sport bertenaga mesin, sambil menawarkan keunggulan kendaraan listrik (EV). 

Selain peningkatan tenaga dan efek suara, daya tarik visual juga diciptakan melalui iluminasi garis panel instrumen LED di sisi penumpang depan dan tampilan tiga meter yang berubah dari biru menjadi ungu saat Mode BOOST diaktifkan.

Honda Super-One diklaim mampu menempuh jarak 274 km (170 mil) per pengisian daya dalam mode WLTC dan waktu pengisian sekitar 4,5 jam dengan pengisian daya biasa. Honda Super-One juga sudah mendukung pengisian daya cepat yakni sekitar 30 menit. 

Selain itu, dengan menggunakan Honda Power Supply Connector, perangkat output daya AC eksternal, Super-ONE dapat menghasilkan daya listrik hingga 1.500W. Daya ini dapat digunakan untuk menggunakan peralatan listrik di luar rumah dan/atau sebagai sumber daya cadangan jika terjadi keadaan darurat.

Untuk harganya, Honda Super-One dibanderol 3.390.200 yen atau setara Rp 378 jutaan. Harga itu termasuk pajak konsumsi 10 persen.

Topik Menarik