Xpeng GX 2026, SUV Mirip Range Rover Terjual Habis dalam Waktu 12 Jam
Xpeng GX 2026, sebuah SUV besar dari Chinq dengan desain yang mirip dengan Range Rover dan nama yang mirip dengan Lexus, terjual habis dengan cepat, dengan 25.000 pelanggan melakukan pemesanan hanya dalam waktu 12 jam setelah peluncurannya.
Pada awal Mei 2026, merek Tiongkok Xpeng secara resmi meluncurkan SUV besar mereka, GX, di pasar Tiongkok. Baru-baru ini, perusahaan mengumumkan bahwa 25.000 pelanggan Tiongkok telah memesan model tersebut hanya dalam waktu 12 jam setelah peluncurannya.Di Tiongkok, jumlah pesanan sering digunakan sebagai alat pemasaran yang penting. Namun, sebagian besar pelanggan berhak mendapatkan pengembalian uang muka awal mereka yang relatif kecil.
Xpeng juga merilis serangkaian gambar yang menunjukkan banyak truk mengangkut model GX, dengan sejumlah besar kendaraan muncul di latar belakang. Teks pada spanduk merah bertuliskan:
“XPeng GX dengan harga yang sangat menarik telah tiba.” Frasa ini menyiratkan bahwa model tersebut dibanderol dengan harga jauh lebih rendah dari yang diperkirakan.
Di pasar Tiongkok, Xpeng GX hadir dalam enam varian dan dibanderol dengan harga mulai dari 279.800 hingga 329.800 Yuan. Kendaraan dalam foto-foto tersebut didistribusikan ke dealer untuk uji coba dan pameran. Sementara itu, pengiriman resmi kepada pelanggan di Tiongkok akan dimulai bulan depan.
GX adalah SUV tiga baris pertama dari merek Xpeng, yang diposisikan untuk bersaing dengan Lynk & Co 900, IM LS9, dan Voyah Taishan X8. Sebelumnya, model ini menarik perhatian di Tiongkok karena penampilannya dikatakan menyerupai Range Rover, sementara namanya mirip dengan Lexus.
Xpeng GX memiliki dimensi 5.265 x 1.999 x 1.800 mm (panjang x lebar x tinggi) dan jarak sumbu roda 3.115 mm. Meskipun bagian depannya tinggi, SUV keluarga besar ini tetap memiliki koefisien hambatan udara 0,255 Cd.
Bahkan dengan peraturan baru yang akan segera diterapkan di Tiongkok, GX mempertahankan gagang pintu tersembunyi untuk melengkapi desain minimalis secara keseluruhan. Kendaraan ini menggunakan roda berukuran 21 atau 22 inci.
Interior Xpeng GX memiliki konfigurasi 6 tempat duduk dengan tata letak 2+2+2. Kompartemen bagasi memiliki kapasitas standar 673 liter dan dapat diperluas hingga 1.748 liter saat baris kursi ketiga dilipat. Baris kedua mencakup dua kursi kapten dengan mode gravitasi nol, yang dilengkapi penyangga kaki yang dapat diatur secara elektrik, ventilasi, pemanas, dan pijat 16 titik.
Xpeng GX juga dilengkapi sistem audio 33 speaker, kulkas terintegrasi, dan layar terpasang di langit-langit berukuran 21,4 inci.
Area dasbor menggunakan layar sentuh tengah berukuran 17,3 inci, panel instrumen digital LCD 8,8 inci, dan tampilan head-up display (HUD) augmented reality berukuran 88 inci.
Sementara itu, area konsol tengah dilengkapi dengan dua bantalan pengisian daya telepon nirkabel, bersama dengan dispenser pengharum ruangan dan pencahayaan interior ambient. Sistem bantuan pengemudi adalah salah satu sorotan utama Xpeng GX. Mobil ini memiliki empat konfigurasi chip AI Touring: 750 TOPS, 1.500 TOPS, 2.250 TOPS, dan 3.000 TOPS. Versi final diharapkan akan mulai dijual pada paruh kedua tahun 2026 dengan kemampuan mengemudi otonom Level 4.
Xpeng GX menggunakan teknologi kemudi dan pengereman elektronik Bosch. Mobil ini juga dilengkapi sistem suspensi udara dual-chamber dan kemudi roda belakang dengan sudut kemudi 7,5 derajat, yang dapat ditingkatkan hingga 10 derajat dalam mode parkir otomatis. Berkat fitur-fitur ini, SUV yang memiliki panjang lebih dari 5,2 meter ini memiliki radius putar hanya 5,4 meter. Di pasar Tiongkok, Xpeng GX tersedia dengan dua pilihan mesin.
Pertama adalah sistem penggerak Extended Range Hybrid (EREV), yang menggunakan mesin bensin 1,5L sebagai generator, memasok daya ke baterai dan motor listrik. Varian ini memiliki dua motor listrik dengan total daya 370 kW (sekitar 496 hp).
Dengan baterai 63,3 kWh yang terisi penuh, kendaraan ini dapat menempuh jarak hingga 430 km dalam mode listrik murni sesuai standar CLTC. Dikombinasikan dengan tangki bahan bakar 60 liter, GX memiliki jangkauan total hingga 1.585 km dalam mode berkendara campuran.
Kedua, ada versi serba listrik dengan penggerak roda belakang (RWD) dan penggerak semua roda (AWD). Versi RWD menggunakan motor listrik yang dipasang pada poros belakang, menghasilkan daya maksimum 270 kW (362 hp).
Dilengkapi dengan paket baterai 91,9 kWh, memberikan jangkauan 665 km menurut standar CLTC. Sementara itu, versi AWD memiliki daya maksimum 430 kW (577 hp). Paket baterai 110 kWh memberi daya pada motor listrik, memberikan jangkauan mobil hingga 750 km.
GX diharapkan dapat membantu memperkuat posisi pasar merek Xpeng. Menurut China EV DataTracker, Xpeng mengirimkan 76.130 kendaraan di pasar domestik Tiongkok dalam empat bulan pertama tahun ini, penurunan sebesar 35,34 dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025.
Penurunan ini sebagian disebabkan oleh pengurangan subsidi kendaraan energi baru secara bertahap di Tiongkok. Penjualan global Xpeng, termasuk ekspor, mencapai 93.693 kendaraan selama periode yang sama.






