Pindad Diminta Bikin Mobil Berkaca Khusus Presiden, Mungkinkah Ranops Inovasi Prabowo?
Presiden Prabowo meminta Pindad untuk mendesain mobil khusus untuk memudahkannya dalam menyalami warga tersebut.
Hal itu dikatakan Prabowo saat meresmikan 1.061 operasional Koperasi Desa Merah Putih di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Mulanya, ia bercerita bahwa dirinya ingin sekali menyalami semua warga yang rela menunggunya.
Kemudian, Prabowo meminta Dirut PT Pindad Sigit Puji Santosa untuk mendesain mobil Maung yang memudahkannya untuk menyalami warga. Ia juga melemparkan candaan bahwa usianya tak lagi muda.“Ini saya lagi mikir minta Pindad, mana itu Profesor Sigit? Ada Sigit? Enggak ada. Coba didesain mobil khusus untuk Presiden pakai kaca gitu, yang ada kursi tapi kelihatan aku berdiri gitu loh,” ungkapnya.
Ranops Maung sendiri merupakan kendaraan operasional TNI untuk medan off-road guna mendukung operasi serta mobilisasi pertempuran jarak dekat dan jelajah dalam segala medan.
BBM Nonsubsidi Naik Drastis per 18 April 2026, Mobil Premium dan Pajero-Fortuner Paling Boncos!
Mobil ala-ala Jeep terbuka ini merupakan mobil hasil Ide Prabowo sewaktu kenjadi Menhan dan telah diperkenalkan pada tahun 2023 lalu.Ranops Maung edisi ketiga ini diklaim punya sejumlah kelebihan dibanding dua versi sebelumnya. Contohnya, kelincahan dalam bermanuver hingga sisi fungsionalitasnya yang bisa digunakan untuk berbagai kegiatan (multi-purpose).
Mobil ini punya kapasitas angkut empat orang personel dengan aksesibilitas lima pintu yakni empat di samping dan satu di bagian belakang. Ada tiga pilihan atap yang tersedia yaitu hard top, soft top dan atap terbuka.
Jantung mekanisnya menggunakan mesin diesel 4 silinder turbocharged yang mampu memuntahkan tenaga hingga 136 hp. Kecepatan maksimumnya mencapai 100 km/jam dengan jarak tempuh 500 kilometer.
Di sektor kaki-kaki, suspensi depannya menggunakan independent coil spring dan belakang mengadopsi rigid-independent with shock absorber. Ranops Maung ini punya tingkat komponen dalam negeri (TKDN) mencapai 65 persen, yang akan terus ditingkatkan ke depannya oleh Pindad.



