Tesla Recall Cybertruck akibat Roda Terancam Lepas

Tesla Recall Cybertruck akibat Roda Terancam Lepas

Otomotif | inews | Rabu, 6 Mei 2026 - 11:08
share

JAKARTA, iNews.id - Tesla kembali menjadi sorotan setelah menarik kembali (recall) mobil pikap listrik Tesla Cybertruck versi termurah. Penarikan dilakukan karena ditemukan masalah serius pada roda yang bisa lepas saat kendaraan melaju.

Cybertruck varian penggerak roda belakang (RWD) dengan velg standar 18 inci menjadi satu-satunya model yang terdampak. Varian ini memang dikenal sebagai versi paling terjangkau, namun kini justru menghadapi persoalan teknis yang cukup mengkhawatirkan.

Kasus ini menjadi perhatian besar karena roda yang terlepas saat di jalan merupakan salah satu skenario paling berbahaya dalam keselamatan kendaraan. Meski begitu, perusahaan memastikan belum ada laporan kecelakaan maupun korban akibat masalah ini.

Masalah bermula dari potensi retakan yang muncul di sekitar lubang baut rotor rem. Gangguan jalan dan gaya saat menikung disebut dapat memperparah kondisi tersebut hingga akhirnya baut roda bisa terlepas dari hub.

Tesla mengungkapkan, sejauh ini terdapat tiga klaim garansi yang berkaitan dengan masalah tersebut. Temuan ini mendorong perusahaan untuk segera mengambil langkah pencegahan melalui penarikan kembali.

Sebanyak 173 unit Cybertruck yang diproduksi antara Maret 2024 hingga November 2025 masuk dalam daftar recall. Namun, perusahaan menyebut produksi varian RWD dengan roda 18 inci baru dimulai pada akhir Agustus 2025 dan dihentikan pada awal November 2025 karena minimnya permintaan pasar.

Masalah ini pertama kali terdeteksi pada Agustus tahun lalu saat pengujian pra-produksi. Saat itu ditemukan retakan pada rotor rem, meskipun baut roda masih dalam kondisi utuh. Namun, investigasi lanjutan menunjukkan risiko yang lebih serius dari dugaan awal.

Tak hanya unit yang keluar dari pabrik, beberapa kendaraan yang telah menjalani servis juga berpotensi mengalami masalah serupa. Hal ini terjadi karena kemungkinan penggunaan komponen rotor rem yang sama di pusat layanan.

Sebagai langkah penanganan, Tesla akan mulai mengirimkan pemberitahuan resmi kepada para pemilik kendaraan setelah 20 Juni. Pemilik diminta membawa kendaraan ke pusat layanan untuk dilakukan perbaikan.

Teknisi nantinya akan mengganti rotor rem depan dan belakang, hub, serta mur roda dengan komponen baru yang diklaim lebih kuat dan tahan lama. Langkah ini diharapkan mampu mengatasi potensi risiko dan memastikan keamanan pengguna tetap terjaga.

Topik Menarik