Persaingan Ketat, Hyundai Catat Market Share Naik 2 Kali Lipat
JAKARTA, iNews.id – Di tengah persaingan pasar otomotif yang semakin ketat, PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) mencatatkan tren pertumbuhan positif di awal 2026. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), produsen otomotif asal Korea Selatan ini berhasil melipatgandakan pangsa pasar (market share) hanya dalam kurun waktu satu kuartal.
President Director PT Hyundai Motors Indonesia (HMID), Kenny Lee mengungkapkan pangsa pasar Hyundai di kategori kendaraan penumpang (tidak termasuk bus dan truk) melonjak signifikan. Dari angka 1,4 persen pada Desember 2025, kini menyentuh 2,8 persen per Maret 2026.
"Di tengah pasar yang semakin kompetitif, capaian ini menunjukkan tren pertumbuhan Hyundai yang positif di Indonesia," ujar Kenny Lee di Jakarta, Kamis (17/4/2026).
Menanggapi kenaikan volume penjualan tersebut, Kenny menegaskan HMID tidak akan cepat berpuas diri. Strategi ke depan akan difokuskan pada penguatan fundamental bisnis dan kualitas purnajual.
"Ke depannya, kami akan terus fokus menjaga momentum ini melalui eksekusi yang konsisten pada prioritas utama kami, sekaligus terus meningkatkan layanan dan dukungan bagi pelanggan," katanya.
Chief Operating Officer (COO) HMID, Franciscus Soerjopranoto optimis bahwa tren ini akan terus merangkak naik seiring dengan penerimaan masyarakat yang baik terhadap lini produk Hyundai.
"Melihat progres yang ada, kami berharap dapat menembus angka psikologis pangsa pasar di level 3 persen," katanya.
Dia menuturkan kenaikan pangsa pasar ini tidak lepas dari performa impresif beberapa model kunci. Hyundai Stargazer tetap menjadi kontributor terbesar di segmen Low MPV. Selain itu, Hyundai Creta terus mendominasi pasar Compact SUV bagi konsumen urban.
Di lini kendaraan listrik, Ioniq 5 dan Ioniq 6 masih menjadi pemimpin pasar di kelas premium. Tak ketinggalan, Hyundai Palisade tetap menjadi pilihan di segmen SUV premium yang memberikan kontribusi margin stabil bagi perusahaan.
Capaian positif di Maret 2026 ini menjadi modal kuat bagi Hyundai untuk bersaing di tengah gempuran merek-merek baru di pasar otomotif tanah air, terutama pada segmen kendaraan listrik (EV) dan SUV yang menjadi andalan mereka selama ini.





