Langkah Petugas Antisipasi Macet Akibat Parkir dan Persimpangan di Malang saat Lebaran

Langkah Petugas Antisipasi Macet Akibat Parkir dan Persimpangan di Malang saat Lebaran

Otomotif | BuddyKu | Senin, 17 April 2023 - 10:23
share

MALANG - Sejumlah skema untuk mengantisipasi kemacetan di Kota Malang, Jawa Timur, yang diakibatkan parkir dan persilangan disiapkan petugas. Pasalnya, jutaan pemudik dari luar daerah diprediksi memadati Kota Malang saat Lebaran 2023.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Malang Widjaja Saleh mengatakan, rekayasa lalu lintas telah disiapkan pihaknya berkoordinasi dengan Polresta Malang Kota. Namun, sifat insidentil atau melihat kondisi di lapangan jika terjadi kepadatan lalu lintas.

"Rekayasa ini pada saat musim Lebaran kini adalah sifatnya insidentil. Makanya yang sangat mungkin adalah rekayasa bisa jadi, contra flow, satu arah," ucap Widjaja Saleh usai apel gelar pasukan Operasi Ketupat Semeru 2023, Senin (17/3/2023) pagi.

Salah satu yang menjadi perhatian Dishub adalah beberapa persilangan baik berupa simpang empat atau simpang lima pada beberapa titik di Kota Malang, di antaranya simpang lima di kawasan Tunggulwulung, kawasan Jalan Ranugrati Sawojajar, hingga simpang tiga di Jalan Ki Ageng Gribig dengan Jalan Mayjen Sungkono di sekitar Jembatan Kedungkandang.

"U-turn sangat mungkin ditutup, lihat kebutuhannya, karena ini kan frekuensinya sangat dimungkinkan tinggi, 123 juta bergerak dari Jakarta, yang terbesar di Jawa, yang di Jawa Timur 24 juta, yang di Malang 1,6 persennya," ucapnya.

Selain karena persimpangan, kewaspadaan kepadatan lalu lintas yang diakibatkan parkir di bahu jalan seperti di kawasan Alun-alun Kota Malang, Pasar Besar, dan Kayutangan Heritage. Widjaja memberi contoh parkir di bahu jalan yang ada di depan pusat perbelanjaan Ramayana yang berada di Jalan MGR Sugiyopranoto, Jalan Merdeka Timur, yang kerap membuat macet sejak.

Area parkir sepeda motor di bahu jalan hampir memenuhi seperempat dari Jalan MGR Sugiyopranoto. Hal ini membuat arus lalu lintas dari Jalan Aries Munandar dan Jalan Majapahit, di belakang Balai Kota Malang sudah mengalami kemacetan.

"Kita lihat situasi, kalau memang sangat tinggi (kemacetannya) sekali saya suruh mepetin, jadi sempit lagi, area parkirnya semakin sempit. Memang serba repot, karena pada saat itu Ramayana dibangun tidak memperhitungkan seperti tahun sekarang harus ada SRP satuan ruang parkirnya harus ada, sama juga yang namanya di Kayutangan," tuturnya.

Guna mendukung pemberlakuan skema rekayasa lalu lintas dan mengurai kemacetan, Widjaja menuturkan telah menyiagakan 110 petugas Dishub yang sifatnya on call atau siap sedia ketika dibutuhkan. Personel itu juga ditempatkan di tujuh pos pengamanan dan pos pelayanan yang telah didirikan oleh Polresta Malang Kota.

"Kita tempatkan pada masing-masing pos, yang kita kerjasama dengan Polresta, kita punya minimal di minta 6, ada tujuh lokasi pos. Kita juga stand by di masing-masing titik yang sangat mungkin ada (kemacetan). Kami akan bergerak sesuai dengan kebutuhan," tuturnya.

Topik Menarik