Jaga-Jaga, Marc Marquez Cs Terima Panduan Darurat Jelang MotoGP Qatar 2026

Jaga-Jaga, Marc Marquez Cs Terima Panduan Darurat Jelang MotoGP Qatar 2026

Olahraga | okezone | Jum'at, 6 November 2026 - 11:23
share

DOHA – Kekhawatiran terkait potensi peningkatan konflik dan risiko keamanan di kawasan Timur Tengah menyelimuti gelaran MotoGP Qatar 2026 akhir pekan ini. Di tengah situasi yang kurang kondusif, seluruh tim yang hadir dilaporkan telah menerima dokumen khusus mengenai panduan keselamatan dan prosedur penanganan situasi darurat selama berada di Sirkuit Internasional Lusail, Doha, Qatar.

1. Panduan Keamanan

Berdasarkan laporan jurnalis MotoGP Mat Oxley, dokumen yang dibagikan tersebut bertajuk 'Internal Shelter Locations'. Berkas ini berisi panduan visual berupa paparan presentasi yang mengidentifikasi berbagai area aman di dalam kawasan paddock yang dapat difungsikan sebagai lokasi perlindungan darurat jika terjadi hal yang tidak diinginkan.

Dokumen tersebut menjabarkan protokol keselamatan tujuh langkah yang wajib diikuti seluruh personel apabila peringatan darurat nasional diaktifkan. Instruksi mendesak tersebut meliputi imbauan untuk segera mencari perlindungan, menghindari penggunaan lift, serta mengarahkan anggota tim ke bangunan permanen yang telah disepakati bersama sebelumnya.

Selain itu, personel juga dilarang keras menyentuh atau mengambil foto puing-puing apa pun jika terjadi insiden.

Sebelumnya, dampak dari situasi keamanan di Timur Tengah ini membuat pabrikan Yamaha mengambil langkah tegas. Yamaha memutuskan absen dan membatalkan keikutsertaan mereka dalam balapan pekan ini akibat adanya kebijakan pembatasan perjalanan perusahaan yang sedang berlaku.

Sirkuit Losail MotoGP

Ketidakhadiran Yamaha otomatis memangkas jumlah pembalap di grid dari 22 menjadi hanya 18 pembalap.

2. Marquez Tetap Fokus

Meskipun empat pabrikan lain serta sembilan tim MotoGP tetap hadir di Lusail sesuai rencana, atmosfer kekhawatiran tidak dapat dihindari. Pembalap utama pabrikan Ducati, Marc Marquez, secara terbuka mengakui kecemasannya berada di Qatar saat ini dan mengekspresikan perasaannya menjelang balapan.

 

"Jujur saja, saya ingin berada di tempat lain, tetapi karena alasan itulah saya tiba dengan penerbangan paling akhir dan akan pulang dengan penerbangan paling awal yang memungkinkan," ujar Marc Marquez, dikutip dari Crash, Jumat (6/11/2026).

Meski menginginkan situasi yang berbeda, pembalap asal Spanyol itu menegaskan profesionalismenya untuk tetap fokus pada tugas utama di lintasan.

"Namun kita sudah berada di sini, siap untuk membalap, dan berkonsentrasi penuh," tambah rider asal Spanyol tersebut.

Marc Marquez melesat di MotoGP Malaysia 2026 (Foto: Instagram/@motogp)

Di luar isu keselamatan, akhir pekan di Lusail menjadi momen krusial bagi perjalanan karier Marc Marquez. Pembalap Ducati ini memiliki kesempatan emas untuk mengunci mahkota juara dunia musim 2026 sekaligus mengamankan gelar juara dunia ke-10 di semua kelas.

Untuk memastikan gelar juara lebih awal pada balapan Minggu malam, Marquez harus mengumpulkan setidaknya 30 poin lebih banyak dari rival terdekatnya, Jorge Martin, sembari terus memperlebar jarak dariMarco Bezzecchi. Jika skenario tersebut gagal terwujud, penentuan gelar akan berlanjut ke Portimao dan berpotensi ditentukan pada seri penutup di Valencia.

Topik Menarik