Porprov Ke-VII Banten 2026 Kian Dekat, Pilar Terus Cek Kesiapan Sejumlah Venue

Porprov Ke-VII Banten 2026 Kian Dekat, Pilar Terus Cek Kesiapan Sejumlah Venue

Olahraga | sindonews | Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:15
share

Hitung mundur menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026 terus berjalan. Di tengah waktu yang semakin sempit, pekerjaan panitia tidak berhenti di ruang rapat. Kondisi lapangan, tribun, toilet, perlengkapan pertandingan, hingga kelayakan fasilitas masih perlu dilihat satu per satu sebelum kontingen datang dan pertandingan dimulai.

Ketua Umum Panitia Besar Porprov VII Banten, Pilar Saga Ichsan, kembali mendatangi sejumlah lokasi pertandingan, Jumat (30/10/2026). Empat titik yang masuk dalam rangkaian peninjauan ialah fasilitas renang di Damai Indah Golf, lapangan softball di Alam Sutera, arena petanque di GOR Pondok Aren, serta gelanggang bola basket di lingkungan Politeknik Keuangan Negara STAN, Pondok Aren. Baca juga:Porprov Jateng 2026 Jadi Panggung Promosi Wisata Arung Jeram Candirejo

Kunjungan ini melanjutkan pemeriksaan sebelumnya pada Selasa (27/10/2026). Ketika Pilar meninjau empat venue, yaitu: Ciater Permai, kawasan Kodiklat, Serpong City Paradise, dan Stadion Kera Sakti. Kali ini perhatian tertuju pada arena yang karakter kebutuhannya berbeda: ada yang siap dipakai tanpa perubahan berarti, ada yang masih menjalani tahap akhir pembangunan, dan ada pula yang tinggal memerlukan fasilitas pendukung.

“Jadi hari ini saya kembali melakukan pengecekan akhir kesiapan venue olahraga yang akan menjadi fasilitas pertandingan Porprov ke-7 Provinsi Banten,” kata Pilar saat berada di lapangan softball dan baseball Alam Sutera.

Di lokasi tersebut, Pilar menyebut kesiapan lapangan telah mendekati tahap akhir. “Insya Allah untuk lapangan sudah 90 persen siap, dalam waktu dekat tuntas,” ujar wakil wali kota Tangerang Selatan ini. Panitia, menurut dia, masih perlu merapikan dan melengkapi sarana pendukung agar arena dapat digunakan sesuai kebutuhan pertandingan. Pilar mengingatkan pekerjaan infrastruktur secara keseluruhan tidak identik dengan tenggat kesiapan arena utama.

Sejumlah pembangunan, katanya, masih berlangsung hingga Desember 2026. Akan tetapi, fasilitas yang dibutuhkan untuk pertandingan Porprov harus dapat digunakan lebih dahulu. Pembedaan ini penting ketika publik membaca persentase progres: pekerjaan fisik yang belum seluruhnya berakhir tidak otomatis berarti lapangan pertandingan belum bisa dipakai.

Di bagian lain, ia menyebut kesiapan keseluruhan penyelenggaraan telah mencapai sekitar 80 persen. Angka ini merupakan gambaran umum yang disampaikan ketua panitia, bukan hasil audit independen terhadap seluruh cabang olahraga. “Persiapan kita jalan terus, ya. Sejauh ini sudah 80 persen overall,” tandasnya.

Pemeriksaan itu juga diikuti kerja koordinasi dengan KONI Provinsi Banten, tim Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasrah), serta KONI Kota Tangerang Selatan. Pilar menyatakan belum melihat hambatan teknis yang berarti, meski masih ada pekerjaan yang harus dituntaskan menjelang hari pertandingan.

Berbeda dengan softball, arena bola basket di lingkungan STAN dinilai telah memenuhi kebutuhan kompetisi. Pilar yang didampingi jajaran pengelola kampus menyampaikan terima kasih atas dukungan institusi pendidikan tersebut untuk pemakaian fasilitas olahraga selama Porprov.

“Saya lihat bahwa memang standarnya untuk kegiatan basket ini memenuhi, dengan jumlah tribun yang cukup baik. Ada seribu orang penonton dan juga untuk lapangannya juga standarnya sangat baik,” tuturnya. Baca juga:Digelar November, Tangsel Siap Sambut Porprov VII Banten

Di dua lokasi lain, gambaran kesiapannya juga berbeda. Pilar menyebut fasilitas renang di Damai Indah telah siap karena biasa digunakan. Sementara itu, pada arena petanque di GOR Pondok Aren, pekerjaan utama disebut hampir seluruhnya selesai. Yang masih diperlukan antara lain pembangunan atau pemasangan fasilitas toilet serta perapian pasir di area pertandingan.

Topik Menarik