Jorge Martin Lolos Tes Medis, Siap Gaspol di MotoGP Malaysia 2026 meski Pergelangan Tangan Patah
SEPANG, iNews.id - Jorge Martin mendapat lampu hijau untuk kembali mengaspal pada sesi latihan bebas pertama (FP1) MotoGP Malaysia 2026 di Sirkuit Sepang, Jumat. Pembalap Aprilia tersebut dinyatakan layak tampil meski masih dalam pemulihan cedera patah pergelangan tangan kanan akibat kecelakaan di Phillip Island.
Martin mengalami cedera saat terlibat duel sengit dengan rival perebutan gelar, Marc Marquez, dalam Sprint Race MotoGP Australia, Sabtu lalu. Kecelakaan itu membuat pembalap asal Spanyol tersebut gagal mengikuti Grand Prix Australia yang semula dijadwalkan berlangsung pada Minggu.
Namun, balapan utama di Australia akhirnya dibatalkan akibat jarak pandang buruk yang membuat helikopter medis tidak dapat digunakan. Situasi tersebut membuat persaingan gelar juara dunia tetap terbuka, dengan Martin tertinggal hanya 10 poin dari Marquez saat empat seri tersisa dengan total 148 poin yang masih bisa diperebutkan.
Kabar positif datang setelah pemeriksaan lanjutan menggunakan CT scan. Hasilnya menyingkirkan dugaan adanya patah tulang kedua pada lengan bawah Martin sekaligus memastikan cedera pada tulang radius tidak mengalami pergeseran.
Hasil pemeriksaan tersebut membuat Martin membatalkan rencana kembali ke Eropa dan memilih terbang ke Sepang. Dia harus menjalani pemeriksaan medis prabalapan dari tim medis Kejuaraan Dunia Grand Prix FIM pada Kamis sebelum mendapat izin kembali mengendarai motor Aprilia RS-GP.
Aprilia Pastikan Jorge Martin Boleh Tampil di FP1
Pemeriksaan medis akhirnya memberikan hasil positif bagi Martin. Aprilia mengonfirmasi pembalap andalannya tersebut dinyatakan layak mengikuti FP1 MotoGP Malaysia 2026, meski kondisinya akan kembali dievaluasi setelah sesi berakhir.
"Jorge Martin menjalani pemeriksaan medis hari ini oleh Tim Medis Kejuaraan Dunia Grand Prix FIM dan dinyatakan fit untuk mengikuti FP1. Kondisinya akan diperiksa kembali setelah sesi tersebut," demikian pernyataan resmi Aprilia.
Izin tampil itu menjadi langkah awal bagi Martin untuk kembali bersaing di tengah persaingan gelar juara dunia yang semakin ketat. Meski demikian, status layak mengikuti latihan belum otomatis menjamin dia mampu menjalani seluruh rangkaian akhir pekan balapan tanpa kendala.
Martin dan Aprilia juga menghadapi tantangan besar dari sisi performa motor. Ducati memenangi empat edisi terakhir Grand Prix Malaysia, sedangkan pembalap Aprilia dengan hasil terbaik pada balapan tahun sebelumnya hanya mampu finis di posisi ke-10.
Catatan Martin di Sepang juga tidak terlalu menggembirakan. Pada awal tes pramusim 2025, dia mengalami dua kecelakaan di sirkuit tersebut. Insiden kedua berujung pada patah tulang pergelangan tangan yang membuatnya harus menepi.
Pembalap Spanyol itu juga melewatkan Grand Prix Malaysia tahun lalu akibat cedera, seperti Marc Marquez. Martin kemudian kembali absen pada tes pramusim 2026 setelah menjalani operasi akibat patah tulang selangka yang dialaminya di Motegi pada tahun sebelumnya.
Marco Bezzecchi Bawa Harapan untuk Aprilia
Di tengah tantangan yang dihadapi Martin, rekan setimnya, Marco Bezzecchi, memberikan alasan bagi Aprilia untuk tetap optimistis. Bezzecchi mencatat waktu tercepat kedua pada hari terakhir tes Sepang, menjadi satu-satunya pembalap non-Ducati di antara enam pembalap teratas.
John Herdman Akui Ada Kesalahan Taktik Timnas Indonesia saat Lawan Malaysia: Harus Dibenahi!
Hasil tersebut menjadi modal positif bagi Aprilia menjelang rangkaian MotoGP Malaysia 2026. Namun, performa Bezzecchi dalam tes tidak serta-merta menjamin hasil serupa pada akhir pekan balapan, terlebih kondisi Martin masih harus dipantau secara ketat.
Tantangan lain datang dari prakiraan cuaca. Potensi badai petir diperkirakan mengintai sepanjang akhir pekan di Sepang, sehingga kondisi lintasan dan jalannya sesi latihan maupun balapan berpotensi berubah.
Bagi Martin, akhir pekan di Malaysia menjadi kesempatan penting untuk menjaga peluang dalam perebutan gelar. Dengan selisih hanya 10 poin dari Marquez dan 148 poin maksimal yang masih tersedia, setiap hasil akan berpengaruh terhadap persaingan menuju akhir musim.
Meski sudah dinyatakan layak tampil pada FP1, fokus utama Martin tetap pada kemampuannya menjalani sesi tanpa memperburuk cedera. Evaluasi medis setelah latihan akan menjadi penentu langkah berikutnya bagi pembalap Aprilia tersebut.









