AC Milan Lirik Bruno Fernandes, Ruben Amorim Siap Bajak Kapten MU
MANCHESTER, iNews.id – Manchester United (MU) terancam kehilangan Bruno Fernandes setelah AC Milan dikabarkan tertarik merekrut kapten Setan Merah tersebut. Pelatih Milan, Ruben Amorim, ingin kembali bekerja sama dengan mantan anak asuhnya pada bursa transfer Januari 2027.
Menurut laporan Calciomercato.com, hubungan Fernandes dengan manajemen MU disebut memburuk. Gelandang asal Portugal itu bahkan dikabarkan mulai mempertimbangkan hengkang dari Old Trafford pada pertengahan musim.
Rumor kepergiannya semakin menguat setelah Fernandes dicadangkan saat MU kalah 0-3 dari Bournemouth di Old Trafford, Minggu (25/10/2026). Keputusan tersebut muncul di tengah situasi sulit yang sedang dihadapi Setan Merah.
Sebelumnya, pemain berusia 32 tahun itu mengkritik kondisi klub setelah MU dipermalukan Como 1-4 pada pertandingan Liga Champions. Fernandes menilai klub terlalu sibuk mengenang kejayaan masa lalu dibandingkan mempersiapkan masa depan.
Jadwal Timnas Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini, Kick Off Jam Berapa?
Pernyataan tersebut mendapat tanggapan berbeda dari Michael Carrick. Pelatih MU yang juga sedang menghadapi tekanan itu secara terbuka tidak sependapat dengan penilaian Fernandes.
Situasi ini membuat AC Milan mulai memantau perkembangan sang gelandang. Klub berjuluk Rossoneri tersebut melihat peluang untuk mendatangkannya apabila Fernandes benar-benar memutuskan meninggalkan MU.
Ruben Amorim Ingin Reuni dengan Bruno Fernandes
Ruben Amorim menjadi salah satu alasan AC Milan tertarik kepada Fernandes. Pelatih asal Portugal itu mengenal kualitas sang pemain setelah keduanya bekerja sama di Old Trafford.
Amorim diyakini melihat Fernandes sebagai sosok yang cocok dengan kebutuhan taktiknya. Mantan pemain Udinese dan Sampdoria tersebut memiliki kemampuan mengatur serangan, menciptakan peluang, serta memberikan ancaman dari lini kedua.
Dalam skema 3-4-2-1 yang diterapkan Amorim, Fernandes diproyeksikan menempati salah satu dari dua posisi gelandang serang di belakang penyerang utama.
Namun, keinginan reuni tersebut menghadapi hambatan besar. Fernandes masih terikat kontrak bersama MU hingga Juni 2027, sementara pembicaraan mengenai perpanjangan kontraknya dilaporkan mengalami kebuntuan.
MU juga memiliki opsi memperpanjang kontrak sang kapten selama satu musim tambahan. Klausul itu dapat diaktifkan untuk menghindari kemungkinan kehilangan Fernandes secara gratis pada akhir masa kontraknya.
Selain itu, kontrak Fernandes disebut memiliki klausul pelepasan hampir 65 juta euro atau sekitar Rp1,32 triliun bagi klub luar Inggris.
Gaji Bruno Fernandes Jadi Hambatan AC Milan
Persoalan terbesar AC Milan bukan hanya biaya transfer, melainkan gaji tinggi Fernandes. Pemain Timnas Portugal itu dilaporkan menerima bayaran bersih sekitar 10,2 juta euro atau setara Rp206,59 miliar per musim.
Nominal tersebut berada di atas kemampuan penggajian AC Milan saat ini. Karena itu, transfer hanya memungkinkan apabila klub dan pemain bersedia melakukan penyesuaian finansial.
Fernandes sebenarnya memiliki kesempatan meninggalkan MU pada bursa transfer musim panas 2026. Namun, dia memilih menolak sejumlah tawaran bernilai besar dari klub Arab Saudi.
Kini, situasinya berpotensi berubah seiring memburuknya hubungan dengan klub dan munculnya ketertarikan AC Milan. Kehadiran Amorim bisa menjadi faktor yang membuat kepindahan ke Italia semakin menarik.
Meski demikian, belum ada laporan mengenai negosiasi resmi antara MU dan AC Milan. Masa depan Fernandes masih bergantung pada keputusan pemain, sikap manajemen Setan Merah, serta kemampuan Rossoneri memenuhi tuntutan finansial transfer.









