Gelandang Prancis Blak-blakan Sindir AC Milan usai Dibuang ke Sevilla

Gelandang Prancis Blak-blakan Sindir AC Milan usai Dibuang ke Sevilla

Olahraga | inews | Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:00
share

MILAN, iNews.id - Youssouf Fofana mengungkapkan kepergiannya dari AC Milan pada bursa transfer musim panas 2026 bisa ditangani dengan cara berbeda. Meski merasa proses tersebut berlangsung terlalu cepat, gelandang asal Prancis itu menegaskan tidak menyimpan dendam setelah bergabung dengan Sevilla sebagai pemain pinjaman untuk musim 2026-2027.

Fofana meninggalkan AC Milan pada hari terakhir bursa transfer musim panas setelah masuk daftar pemain yang tidak lagi menjadi bagian dari rencana tim. Kedatangan Ruben Amorim sebagai pelatih kepala membuat posisi gelandang tersebut semakin tidak pasti, hingga akhirnya dia memilih melanjutkan karier di Liga Spanyol.

Pemain berusia Prancis itu bergabung dengan AC Milan pada musim panas 2024. Selama dua musim pertamanya bersama Rossoneri, Fofana mencatatkan 68 penampilan di kompetisi liga.

Namun, situasinya berubah menjelang musim 2026-2027. Fofana masuk dalam daftar pemain yang dianggap tidak lagi dibutuhkan, bersama Christopher Nkunku dan David Odogu. Nama Fikayo Tomori juga sempat masuk daftar tersebut pada tahap awal.

AC Milan akhirnya memutuskan meminjamkan Fofana ke Sevilla untuk satu musim. Kesepakatan itu tidak menyertakan opsi pembelian permanen, sehingga masa depannya setelah musim 2026-2027 masih belum dipastikan melalui perjanjian tersebut.

Laporan yang beredar juga menyebut Sevilla hanya menanggung 8 persen dari gaji Fofana. Meski sempat menarik minat sejumlah klub, gelandang Prancis itu akhirnya memilih Sevilla setelah mengetahui dirinya tidak akan mendapat kesempatan bermain yang diharapkan di Milan.

Fofana Akui Kepergiannya dari Milan Bisa Ditangani Berbeda

Dalam wawancara dengan media Spanyol El País, Fofana menceritakan proses kepindahannya yang berlangsung dalam waktu singkat. Dia menilai keinginan Sevilla untuk merekrutnya menjadi faktor penting dalam mengambil keputusan.

“Ini semua terjadi sangat cepat,” kenangnya dikutip dari Football Italia.

Fofana mengaku tidak memiliki banyak waktu untuk mempertimbangkan situasi yang berkembang. Namun, dia melihat Sevilla sebagai klub yang benar-benar menginginkannya dan bersedia memberikan kepercayaan untuk bermain.

“Saya tidak punya waktu untuk berpikir, tetapi ada satu hal penting: Sevilla benar-benar menginginkan saya. Saya tidak ingin terus menunggu di Milan karena saya tahu saya tidak akan bermain. Saya pergi ke tempat orang-orang menginginkan saya dan percaya kepada saya.”

Pernyataan tersebut menggambarkan alasan Fofana memilih meninggalkan Milan. Bagi dia, kesempatan bermain dan kepercayaan dari klub menjadi pertimbangan utama setelah posisinya di skuad Rossoneri tidak lagi menjanjikan.

Meski demikian, Fofana tidak menutupi pandangannya mengenai cara AC Milan menangani kepergiannya. Dia menilai ada pilihan lain yang sebenarnya bisa ditempuh klub dalam menyelesaikan situasi tersebut.

“Ada cara lain untuk menangani situasi ini, tetapi mereka memilih cara mereka sendiri dan tidak ada dendam. Sekarang kami semua senang. Saya berada di Sevilla, mereka memiliki skuad yang mereka inginkan.”

Fofana Mulai Menata Karier di Sevilla

Kepindahan ke Sevilla membuka kesempatan baru bagi Fofana untuk kembali mendapatkan menit bermain. Setelah merasa tidak masuk rencana AC Milan, dia kini berusaha memanfaatkan kepercayaan dari klub Spanyol tersebut sepanjang musim 2026-2027.

Di sisi lain, pernyataan Fofana memperlihatkan perpisahan dengan Milan tidak sepenuhnya berjalan sesuai harapannya. Dia merasa situasi itu dapat diselesaikan dengan pendekatan berbeda, tetapi memilih menerima keputusan klub dan melanjutkan kariernya.

Tidak adanya opsi pembelian dalam kesepakatan pinjaman juga menjadi detail penting bagi masa depan sang gelandang. Berdasarkan perjanjian tersebut, Sevilla belum memiliki opsi yang disepakati untuk mempermanenkan statusnya pada akhir masa peminjaman.

Untuk saat ini, Fofana menegaskan dirinya tidak ingin terjebak dalam persoalan masa lalu bersama Milan. Dia memilih fokus pada Sevilla, sementara Rossoneri melanjutkan musim dengan skuad yang telah mereka tentukan.

Kepindahan ini pun menjadi babak baru bagi Fofana setelah dua musim memperkuat Milan. Dia kini memiliki kesempatan membuktikan kemampuannya di Spanyol, sementara pengakuannya mengenai proses kepindahan tersebut memperlihatkan adanya perbedaan pandangan tentang cara perpisahan itu ditangani.

Topik Menarik