Ducati Bantah Bangun Motor MotoGP 2026 Sesuai Rikues Marc Marquez, Ini Faktanya!
LOMBOK – Manajer Tim Ducati Lenovo, Davide Tardozzi, membantah klaim motor Ducati Desmosedici GP26 dibangun sesuai permintaan Marc Marquez. Ia memastikan sudah mendengar masukan dari lima rider lain yang menungganggi kuda besi tersebut.
Ducati kalah telak di MotoGP Mandalika 2026 yang digelar di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), akhir pekan lalu. Betapa tidak, Aprilia begitu mendominasi dengan menempatkan empat pembalapnya di posisi 1-4!
1. Lima Besar
Bahkan, berkaca di klasemen MotoGP 2026, hanya Marquez satu-satunya penunggang motor Ducati di lima besar. Sementara, Fabio Di Giannantonio, Alex Marquez, dan Francesco Bagnaia, dan Fermin Aldeguer, ada di urutan 6-10.
Situasi itu seperti menggambarkan Desmosedici GP26 hanya dibangun untuk seorang Marquez. Klaim tersebut langsung dibantah oleh Tardozzi usai balapan di Lombok.
“Situasinya simpel, Aprilia lebih maju dari kami. Saya tidak percaya, dan saya benar-benar membantah klaim Marc Marquez meminta motor dibangun sesuai kebutuhannya,” kata Tardozzi, dikutip dari Crash, Rabu (14/10/2026).
“Itu tidak benar. Saya sudah melihat seperti apa kontribusi, kebutuhan, serta keputusan dari rider lain. Jadi, tidak benar Marquez meminta motor ini sesuai spesifikasi yang diinginkannya,” tegas pria asal Italia itu.
2. Gosip
Tardozzi tidak asal bicara. Marquez justru absen di akhir musim MotoGP 2025 karena cedera. Ia tidak ikut dalam pengembangan motor ini dalam tes pascamusim yang justru krusial.
Lebih lanjut, Tardozzi memastikan Ducati selalu membangun motor dengan mempertimbangkan masukan dari semua pihak. Bahkan, setiap pembalap dibebaskan untuk menyetel kuda besi itu sesuai keinginan.
“Itu cuma gosip. Semua yang terlibat dalam pengembangan motor paham betul apa yang sudah kami lakukan buat Marquez dan apa yang sudah kami coba lakukan untuk mereka,” sahut Tardozzi.
Digusur Marc Marquez Usai MotoGP San Marino 2026, Jorge Martin Ungkap Lengannya Bermasalah
“Kami selalu mampu mengembangkan motor untuk setiap pembalap. Dengan kata lain, kalau motor ini tidak bekerja dengan baik untuk Marquez, semuanya juga akan merasakan hal yang sama,” tandasnya.









