Berapa Selisih Poin Marc Marquez dengan Jorge Martin Jelang MotoGP Mandalika 2026?
LOMBOK – Pembalap Tim Ducati Lenovo, Marc Marquez, saat ini masih berada di bawah Jorge Martin (Aprilia Racing) yang berada di puncak klasemen sementara rider MotoGP 2026. Lantas berapa jarak kedua rider itu jelang dimulainya balapan di MotoGP Mandalika 2026?
Ya, persaingan menuju gelar juara dunia kelas premier musim ini semakin memanas dan menjanjikan pertarungan yang sangat sengit di lintasan. Jelang digelarnya seri balapan di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Indonesia, sorotan utama tertuju pada perebutan puncak klasemen yang begitu ketat antara para pembalap top dunia.
Marc Marquez (331 poin) tercatat berhasil memangkas jarak poin secara signifikan dan kini hanya terpaut dua poin saja dari pemuncak klasemen sementara, Jorge Martin (333 poin). Situasi ini membuat atmosfer balapan akhir pekan di Mandalika diprediksi akan berjalan penuh drama dan ketegangan tinggi sejak sesi awal latihan.
Para penonton dan penggemar balap motor di seluruh dunia kini menantikan aksi-aksi menegangkan dari para jagoan lintasan. Berbagai persiapan matang telah dilakukan oleh setiap tim demi mengamankan poin krusial di paruh kedua musim kompetisi ini.
1. Komentar CEO Aprilia soal Persaingan Gelar Juara
Menanggapi ketatnya persaingan musim ini, CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola memberikan pandangannya secara terbuka kepada media. Ia mengakui upaya timnya untuk menjegal dominasi pembalap top di barisan depan bukanlah perkara mudah di tengah ketatnya persaingan.
"Seberapa sulit mengalahkan Marc? Jawabannya adalah saya pikir itu adalah tugas paling sulit yang bisa kita miliki," ujar Massimo Rivola, dikutip dari Crash, Jumat (9/10/2026).
Meskipun menyadari tantangan berat tersebut, pihak Aprilia tetap merasa bangga dengan pencapaian sejauh ini di kelas utama. Keberhasilan motor RS-GP bersaing di barisan depan membuktikan bahwa kerja keras yang dilakukan di markas Noale telah membuahkan hasil positif.
2. Tantangan di Sirkuit Mandalika
Di sisi lain, komposisi persaingan di papan atas semakin berwarna dengan hadirnya Marco Bezzecchi yang berada di peringkat ketiga klasemen. Meski terpaut 49 poin dari puncak, performa impresif para pembalap pengguna mesin pabrikan Italia tetap menjadi ancaman serius bagi para rival.
"Musim ini kami berhasil melakukannya beberapa kali. Apakah kami bisa melakukannya sampai akhir atau tidak, itu terlalu dini untuk dikatakan," tutup Rivola.
Dengan selisih poin yang sangat tipis dan performa kompetitif dari berbagai pabrikan, MotoGP Mandalika 2026 dipastikan menjadi salah satu seri paling krusial. Para penggemar kini menantikan siapa yang akan keluar sebagai yang tercepat di sirkuit kebanggaan masyarakat Indonesia tersebut.









