Iraola Cari Pengganti Fabinho yang Hilang Sejak 2023, 2 Pemain Masuk Radar Liverpool

Iraola Cari Pengganti Fabinho yang Hilang Sejak 2023, 2 Pemain Masuk Radar Liverpool

Olahraga | inews | Selasa, 29 September 2026 - 15:40
share

LIVERPOOL, iNews.id - Liverpool mulai menyiapkan transfer gelandang baru untuk 2027. Pemain Real Madrid Aurelien Tchouameni masuk dalam daftar pemain yang dipantau serius The Reds.

Rencana tersebut menjadi salah satu prioritas Julian Ward setelah dia kembali dipercaya sebagai direktur olahraga baru Liverpool. The Reds sebelumnya mendatangkan sejumlah pemain untuk memperkuat lini belakang dan lini depan pada bursa transfer musim panas, tetapi tidak melakukan perubahan besar di sektor tengah.

Padahal, Liverpool kehilangan Curtis Jones yang pindah ke Inter Milan. Kondisi tersebut membuat rencana perekrutan gelandang baru pada 2027 menjadi perhatian klub, terlebih masa depan beberapa pemain di posisi tersebut juga mulai menjadi sorotan.

Ryan Gravenberch dan Dominik Szoboszlai memang sudah menandatangani kontrak jangka panjang baru tahun ini. Namun, situasi Alexis Mac Allister berbeda. Gelandang asal Argentina itu mengaku sedih setelah Liverpool menyampaikan klub belum mampu memberikan kontrak baru kepadanya.

Lamine Camara hingga Tchouameni Masuk Radar

Menurut laporan The Athletic, Liverpool berencana mendatangkan gelandang baru tahun depan. Salah satu nama yang sudah masuk daftar target adalah Lamine Camara dari Monaco.

Sebelumnya, koresponden senior GIVEMESPORT Ben Jacobs mengungkap Liverpool telah memberi tahu Camara jika dia tidak menyelesaikan kepindahan pada hari terakhir bursa transfer, pemain asal Senegal itu akan menjadi salah satu target utama mereka pada 2027.

Situasi tersebut terjadi setelah Chelsea sempat menyepakati biaya transfer dengan Monaco untuk Camara. Namun, kesepakatan tersebut batal setelah klub Ligue 1 itu menarik diri dari transfer pada saat-saat terakhir.

Camara berpotensi diproyeksikan sebagai pengganti Mac Allister. Namun, Liverpool juga mulai menghadapi pertanyaan mengenai masa depan Gravenberch. Padahal, pemain asal Belanda tersebut baru memperpanjang kontraknya hingga 2032 pada Maret lalu.

Performa Gravenberch dinilai belum seperti ketika dia menjadi salah satu pemain penting dalam keberhasilan Liverpool meraih gelar Premier League. Dia baru dua kali menjadi starter dalam tujuh pertandingan Liverpool di bawah pelatih Andoni Iraola, dengan pemain lain lebih sering mendapat kepercayaan.

Situasi itu membuat Gravenberch perlu meningkatkan performanya jika ingin kembali menjadi pilihan reguler. Di sisi lain, Liverpool disebut sudah mengantisipasi kemungkinan tersebut dengan memantau pemain yang dapat mengisi posisi serupa.

Tchouameni Bisa Jadi Jawaban Liverpool

Menurut TEAMtalk, Liverpool terus berkomunikasi dengan pihak Aurelien Tchouameni. Pergerakan itu cukup menarik karena gelandang Real Madrid tersebut baru menandatangani kontrak baru berdurasi lima tahun pada Juli lalu.

Ketertarikan Liverpool juga muncul di tengah situasi Tchouameni di Real Madrid. Pemain asal Prancis itu sempat absen dalam empat pertandingan pertama musim ini karena cedera dan baru tampil sebagai starter dalam dua dari empat pertandingan setelah kembali tersedia.

Tchouameni disebut masih bahagia di Real Madrid. Namun, laporan TEAMtalk menyebut pemain berusia 26 tahun itu tidak ingin sekadar menjadi pemain pelapis dalam jangka panjang. Jika dia terus berada di bangku cadangan, keinginannya untuk bertahan di Santiago Bernabeu disebut akan mendapat ujian.

Liverpool disebut siap bergerak jika sikap Tchouameni berubah. The Reds juga masih berkomunikasi dengan pihak-pihak terdekat sang pemain, meski belum secara aktif mendorong transfer tersebut.

Tchouameni memiliki profil gelandang bertahan yang dapat menjawab kebutuhan Liverpool. Mantan rekan setimnya di Real Madrid, Chema Andres, sebelumnya bahkan menyebut dia sebagai "gelandang bertahan terbaik di dunia".

Kemampuan Tchouameni tidak hanya terbatas pada tugas merebut bola. Dia juga berkembang menjadi gelandang serba bisa yang mampu memberikan kontribusi di sepertiga akhir lapangan.

Situs resmi Monaco sebelumnya menggambarkan Tchouameni sebagai "salah satu gelandang terbaik di generasinya". Penilaian tersebut sejalan dengan peran pentingnya bersama Real Madrid dan Timnas Prancis dalam beberapa musim terakhir.

Tchouameni kini sudah mengoleksi 50 caps bersama Prancis. Setelah jeda internasional, penampilan berikutnya bersama Real Madrid juga akan menjadi pertandingan ke-200 dia dengan seragam Los Blancos.

Bagi Liverpool, kedatangan Tchouameni juga dapat menjadi jawaban atas kebutuhan gelandang bertahan setelah kepergian Fabinho pada 2023. Sebagian pendukung The Reds menilai klub belum menemukan pengganti yang benar-benar sepadan untuk pemain asal Brasil tersebut.

Namun, merekrut Tchouameni dari Real Madrid bukan perkara mudah. Selain baru memperpanjang kontrak, pemain berusia 26 tahun itu masih menjadi bagian dari skuad raksasa Spanyol tersebut. Karena itu, langkah Liverpool pada 2027 akan sangat bergantung pada situasi Tchouameni di Santiago Bernabeu.

Topik Menarik