Duet Baru PBSI Jafar/Rinjani Langsung Tancap Gas, 3 Turnamen Jadi Ajang Pembuktian

Duet Baru PBSI Jafar/Rinjani Langsung Tancap Gas, 3 Turnamen Jadi Ajang Pembuktian

Olahraga | inews | Sabtu, 26 September 2026 - 06:00
share

JAKARTA, iNews.id - Jafar Hidayatullah/Rinjani Kwinnara Nastine ditunjuk menjadi pasangan baru. Mereka diuji pelatih ganda campuran Pelatnas PBSI, Nova Widianto, untuk memperkuat sektor tersebut.

Duet anyar itu tidak sekadar menjalani latihan bersama. Jafar/Rinjani langsung mendapat kesempatan tampil dalam tiga turnamen internasional sepanjang November 2026 sebagai bagian dari proses pengujian pasangan.

Rangkaian pertandingan tersebut dimulai dari Korea Terbuka Super 500 pada 3-8 November 2026. Setelah itu, Jafar/Rinjani dijadwalkan tampil di Kaohsiung Masters Super 100 pada 10-15 November 2026.

Ujian ketiga sekaligus penutup rangkaian mereka berlangsung di Syed Modi India International Super 300 pada 24-29 November 2026. Tiga turnamen tersebut akan menjadi panggung bagi Nova dan tim pelatih untuk melihat perkembangan pasangan anyar ini.

Nova menegaskan Jafar dan Rinjani masih berstatus pasangan percobaan. Tim pelatih belum menetapkan keduanya sebagai duet permanen di Pelatnas PBSI.

"Ini masih dalam tahap percobaan untuk melihat bagaimana mereka bisa bermain bersama dan sejauh mana kecocokan mereka di lapangan," kata Nova dikutip dari rilis resmi PBSI, Jumat (25/9/2026).

Kesempatan tampil di tiga turnamen internasional menjadi bagian penting dari proses penilaian. Nova ingin melihat secara langsung kemampuan Jafar dan Rinjani ketika menjalankan pola permainan bersama dalam pertandingan kompetitif.

Pengalaman bertanding juga akan membantu tim pelatih menilai sejauh mana chemistry keduanya terbentuk di lapangan. Hasil pertandingan bukan satu-satunya aspek yang akan diperhatikan selama masa uji coba tersebut.

Jafar/Rinjani Hadapi 3 Ujian Internasional

Setelah seluruh rangkaian pertandingan selesai, Nova bersama tim pelatih akan melakukan evaluasi terhadap performa Jafar/Rinjani. Penilaian akan mencakup hasil pertandingan serta perkembangan permainan keduanya.

"Setelah menjalani tiga turnamen tersebut, kami akan melakukan evaluasi dari hasil pertandingan dan perkembangan mereka selama bermain bersama. Dari evaluasi itu nantinya akan kami tentukan langkah selanjutnya untuk pasangan ini," ujar Nova.

Percobaan Jafar/Rinjani menjadi bagian dari langkah tim pelatih ganda campuran PBSI dalam mencari komposisi yang tepat. Formula baru tersebut juga membuka opsi tambahan bagi Indonesia di sektor ganda campuran.

Jafar sebelumnya dikenal berpasangan dengan Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu dalam sejumlah turnamen. Catatan PBSI juga mencatat Jafar/Felisha meraih sejumlah hasil penting, termasuk gelar Indonesia International Challenge dan Taipei Open serta medali perunggu Badminton Asia Championships 2026.

Sementara itu, Rinjani sebelumnya juga tampil di sektor ganda putri bersama Isyana Syahira Meida. Dia juga pernah turun di ganda campuran bersama sejumlah pasangan dalam ajang internasional. Catatan PBSI mencantumkan Rinjani meraih gelar bersama Isyana di Luxembourg International Series serta beberapa hasil podium lainnya.

Kini, Jafar dan Rinjani mendapat tantangan berbeda setelah dipasangkan Nova Widianto. Tiga turnamen pada November akan menjadi kesempatan bagi keduanya untuk membangun kecocokan sekaligus menunjukkan perkembangan permainan.

Hasil dari rangkaian tersebut akan menjadi bahan evaluasi tim pelatih sebelum menentukan kelanjutan duet Jafar/Rinjani. Artinya, posisi mereka sebagai pasangan baru Pelatnas PBSI masih terbuka dan belum bersifat permanen.

Dengan tiga turnamen internasional yang sudah menanti, Jafar/Rinjani memiliki kesempatan cukup untuk membuktikan potensi mereka. Setelah proses uji coba dan evaluasi selesai, Nova bersama tim pelatih akan menentukan langkah berikutnya untuk pasangan tersebut.

Topik Menarik