Persebaya Gagal Menang, Bernardo Tavares Evaluasi Masalah Bajul Ijo usai Ditahan Garudayaksa FC

Persebaya Gagal Menang, Bernardo Tavares Evaluasi Masalah Bajul Ijo usai Ditahan Garudayaksa FC

Olahraga | inews | Senin, 21 September 2026 - 23:00
share

SURABAYA, iNews.id – Persebaya Surabaya akan melakukan evaluasi menyeluruh setelah gagal meraih kemenangan saat menghadapi Garudayaksa FC pada pekan ketiga Super League 2026-2027. Pelatih Bernardo Tavares menegaskan hasil imbang tersebut tidak boleh kembali terjadi pada pertandingan berikutnya.

Bermain di hadapan pendukung sendiri, Persebaya harus puas berbagi angka setelah ditahan Garudayaksa FC dengan skor 1-1 pada Sabtu (19/9/2026). Hasil tersebut membuat Bajul Ijo mengoleksi lima poin dan menempati posisi ketujuh klasemen sementara Super League 2026-2027.

Bernardo Tavares menilai Persebaya sebenarnya memiliki peluang besar untuk mengamankan tiga poin. Namun, sejumlah kesempatan emas yang tercipta gagal dikonversikan menjadi gol tambahan.

Pelatih asal Portugal itu meminta Francisco Rivera dan kolega segera melupakan hasil tersebut dan mengalihkan fokus ke pertandingan berikutnya. Persebaya akan menjalani laga tandang menghadapi Isenmulang Kalteng FC setelah jeda internasional.

Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Tuah Pahoe, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Jumat (9/10/2026).

"Kini, kami harus bekerja keras untuk pertandingan berikutnya pada 9 Oktober, guna mencoba meraih kembali dua poin yang hilang melalui laga tandang," ujar Tavares dikutip dari laman resmi PT Liga Indonesia Baru (I.League), Senin (21/9/2026).


Peluang Terbuang Jadi Sorotan Tavares

Bernardo Tavares mengakui Persebaya tampil dominan dalam pertandingan melawan Garudayaksa FC. Dari sisi statistik permainan, Bajul Ijo mampu menciptakan lebih banyak peluang, tetapi penyelesaian akhir menjadi kendala utama.

Menurut dia, Persebaya memiliki kesempatan untuk memenangkan pertandingan, terutama karena lawan hanya memiliki sedikit peluang berbahaya sepanjang laga.

"Sekarang kami harus berjuang untuk bermain tandang dan mengumpulkan tiga poin di laga tandang. Karena menurut saya kami menciptakan peluang mencetak gol untuk mendapatkan tiga poin. Mereka hanya memiliki satu peluang di babak kedua," kata Tavares.

Pelatih berlisensi UEFA Pro itu juga menilai masih ada aspek permainan yang harus diperbaiki, terutama performa pada babak pertama. Dia melihat timnya mampu menciptakan banyak peluang, tetapi belum cukup efektif di depan gawang.

"Secara keseluruhan pertandingan, kami mencatatkan lebih banyak upaya mencetak gol, lebih banyak sepak pojok, dan lebih banyak dari segala aspek statistik, namun kami gagal mencetak gol untuk memenangkan pertandingan yang berlangsung dengan intensitas tinggi. Saya mengapresiasi sikap para pemain kami," tutur Tavares.

Meski kecewa dengan hasil akhir, Tavares tetap memberikan penghargaan kepada Garudayaksa FC. Dia meminta publik tidak meremehkan kekuatan lawan karena memiliki pemain berkualitas, termasuk beberapa pemain dengan pengalaman membela tim nasional.

"Babak pertama kami bisa bermain jauh lebih baik. Kami menciptakan lebih banyak peluang mencetak gol. Kami bisa mencetak gol, sayangnya kami tidak bisa. Tapi, di sisi lain kami tidak bermain sendirian. Di sisi lain juga ada pemain bagus," ujar Tavares.

"Jangan berpikir Garudayaksa FC tidak memiliki pemain bagus. Lihat saja dari mana pemain-pemain itu berasal, tim nasional, ya? Jadi, saya sangat frustrasi karena kami tidak bisa mengumpulkan tiga poin seperti yang kami inginkan. Tapi ini sepak bola," lanjutnya.

Persebaya kini harus segera melakukan pembenahan sebelum menghadapi Isenmulang Kalteng FC. Evaluasi penyelesaian akhir dan konsistensi permainan menjadi pekerjaan utama Bajul Ijo agar tidak kembali kehilangan poin di pertandingan berikutnya.

Topik Menarik