Hary Tanoesoedibjo Tantang 189 Atlet di Kejurnas PB POBSI 2026: Tampil Maksimal!
JAKARTA, iNews.id - Kejurnas PB POBSI 2026 menjadi salah satu panggung penting untuk mencari bibit pemain biliar dunia, sekaligus bagian dari upaya regenerasi atlet Indonesia.
Kejuaraan nasional tersebut berlangsung di iNews Tower, lantai 4, Jakarta Pusat, pada 5-11 September 2026. Sebanyak 189 atlet dari 28 provinsi ambil bagian dalam persaingan dengan total hadiah mencapai Rp100 juta.
Ketua Umum PB POBSI Hary Tanoesoedibjo meminta seluruh atlet tidak menyia-nyiakan kesempatan tampil di Kejurnas 2026. Dia ingin para peserta mengeluarkan kemampuan terbaik setelah menjalani proses persiapan di tingkat provinsi.
Menurut Hary, Kejurnas bukan hanya menjadi ajang untuk menentukan atlet terbaik secara nasional. Kompetisi tersebut juga memiliki fungsi penting dalam proses regenerasi pebiliar Indonesia.
"Bermainlah semaksimal mungkin, karena Kejurnas ini sangat penting bagi kami juga merupakan satu catatan prestasi yang bisa jadi bibit-bibit pemain dunia," kata Hary Tanoesoedibjo usai membuka kejurnas, Sabtu (5/9/2026).
76 Persen Fans Kompak Tolak Kartu Kuning karena Lepas Jersey, Aturan Sepak Bola Diminta Diubah
Pesan tersebut menunjukkan peran Kejurnas dalam program pembinaan PB POBSI. Performa atlet selama kompetisi akan menjadi salah satu bahan pertimbangan untuk melihat potensi pemain yang bisa dikembangkan ke level lebih tinggi.
PB POBSI Pantau Atlet Potensial
Hary memastikan PB POBSI akan memberikan perhatian kepada atlet yang mampu menunjukkan potensi selama Kejurnas. Para pemain berpeluang mendapat kesempatan lebih besar untuk memperkuat Indonesia dalam kompetisi internasional.
"Kalau nanti ada ajang kejuaraan dunia, jadi bisa kami ikut sertakan. Jadi supaya mereka memberikan yang terbaik permainannya," ujarnya.
Karena itu, para atlet tidak hanya dituntut mengejar hasil pertandingan. Penampilan sepanjang Kejurnas juga menjadi kesempatan untuk memperlihatkan kemampuan dan konsistensi di hadapan PB POBSI.
Kejurnas 2026 diikuti 28 provinsi dengan 189 atlet. Jumlah tersebut membuat persaingan menjadi kesempatan penting bagi PB POBSI untuk memetakan potensi atlet dari berbagai daerah.
Momen Kedekatan Megawati Hangestri dan Jordan Wilson, Liburan Bareng Hyundai Hillstate di Pantai!
Salah satu peserta yang datang dengan ambisi tinggi adalah atlet asal Riau, Albert Januarta. Dia mengaku sudah melakukan persiapan secara matang sebelum tampil di Kejurnas PB POBSI 2026.
Albert tidak datang hanya untuk meramaikan kompetisi. Dia langsung memasang target tertinggi dalam ajang nasional tersebut.
"Ya pastinya medali emas. Juara satu, ya," kata Albert Januarta.
Target Albert memperlihatkan tingginya ambisi atlet daerah dalam persaingan Kejurnas PB POBSI 2026. Selain mengejar gelar juara, para peserta juga memiliki peluang untuk menarik perhatian PB POBSI dalam proses pencarian bibit unggulan.
Dengan demikian, Kejurnas PB POBSI 2026 memiliki arti lebih besar dari sekadar perebutan gelar dan hadiah Rp100 juta. Kompetisi ini menjadi bagian dari proses regenerasi sekaligus jalur bagi atlet potensial untuk mendapat kesempatan tampil di pentas internasional.
PB POBSI pun berharap muncul pemain-pemain baru yang mampu berkembang hingga level dunia. Kejurnas 2026 menjadi salah satu tahapan penting untuk mewujudkan target tersebut.









