AC Milan Bergerak Cepat, Amorim Ingin Reuni dengan Bek Muda MU di San Siro
MANCHESTER, iNews.id – Manchester United (MU) terancam kehilangan bek muda Leny Yoro setelah AC Milan dikabarkan mulai bergerak untuk mendapatkan tanda tangan pemain asal Prancis tersebut. Pelatih AC Milan Ruben Amorim disebut ingin melakukan reuni dengan Yoro di San Siro setelah melihat potensi besar sang pemain.
Ketertarikan AC Milan terhadap Yoro muncul menjelang penutupan bursa transfer. Amorim dikabarkan ingin memperkuat sektor pertahanan Rossoneri dengan mendatangkan pemain yang sudah dia kenal saat masih menangani Manchester United.
Menurut laporan Tuttosport, Amorim sedang mencari tambahan pemain untuk lini belakang AC Milan. Dia bahkan disebut telah melakukan pertemuan selama lima jam bersama direktur klub Hendrik Almstadt dan Bobby Gardiner untuk membahas target terakhir sebelum bursa transfer berakhir.
Leny Yoro bergabung dengan MU dari Lille dengan biaya transfer mencapai 52 juta poundsterling atau sekitar Rp1,24 triliun. Namun, perjalanan bek berusia 20 tahun itu di Old Trafford belum berjalan sesuai harapan.
Cedera pergelangan kaki serius pada musim debutnya membuat perkembangan Yoro terganggu. Setelah pulih, dia masih harus bersaing dengan sejumlah pemain bertahan lain untuk mendapatkan tempat di skuad utama.
Masa Depan Leny Yoro di MU Mulai Jadi Sorotan
Situasi Yoro di MU semakin menjadi perhatian setelah dia tidak dimainkan saat laga pembuka musim melawan Hull City. Dia kemudian hanya tampil sebagai pemain pengganti ketika menghadapi Ipswich Town dengan masuk menggantikan Diogo Dalot pada menit ke-73.
Meski belum menjadi pilihan utama, Yoro tetap memiliki catatan penampilan yang cukup baik bersama MU. Dia telah mencatat 67 pertandingan dengan torehan satu gol dan tiga assist sejak tiba dari Lille.
AC Milan melihat kondisi tersebut sebagai peluang untuk mendapatkan bek muda dengan potensi besar. Kehadiran Amorim juga bisa menjadi faktor penting karena sang pelatih memahami kualitas dan karakter permainan Yoro.
Sebelum musim dimulai, Yoro sempat mengungkapkan kebanggaannya bisa tampil di Liga Champions bersama MU. Dia menilai kompetisi tersebut menjadi panggung yang diimpikan banyak pemain sepak bola.
"Semua pemain di dunia ingin bermain di kompetisi ini. Saya pernah bermain di Conference League, Liga Europa, dan sekarang saya akan bermain di Liga Champions. Saya pikir ini adalah langkah yang sangat bagus. Ini adalah kompetisi dengan pemain terbaik di dunia," ujar Yoro.
Yoro juga mengungkapkan cerita dari rekan-rekannya mengenai atmosfer Liga Champions. Menurut dia, pengalaman menggunakan bola Liga Champions dan mendengar musik khas kompetisi tersebut memberikan suasana yang berbeda dibanding pertandingan liga.
"Para pemain lain berbicara tentang ketika berlatih dengan bola Liga Champions dan mendengar musik Liga Champions, itu adalah atmosfer yang berbeda dari liga. Kami bermain melawan klub berbeda dari seluruh dunia, jadi mereka berbicara kepada saya tentang atmosfer dan keajaiban kompetisi ini," tambahnya.
Jika transfer ke AC Milan benar-benar terjadi, Yoro akan mendapatkan kesempatan baru untuk berkembang di Serie A. Sementara itu, MU harus menentukan masa depan salah satu bek muda termahalnya setelah belum mendapatkan peran utama di Old Trafford.










