Deniz Undav Dua Kali Nyaris Meninggal karena Alergi Seafood, Striker Jerman Buka Kisah Mengerikan

Deniz Undav Dua Kali Nyaris Meninggal karena Alergi Seafood, Striker Jerman Buka Kisah Mengerikan

Olahraga | inews | Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:30
share

STUTTGART, iNews.id – Deniz Undav mengungkap pengalaman mengerikan setelah dua kali hampir meninggal akibat reaksi alergi seafood yang dialaminya. Striker Timnas Jerman itu mengaku mengalami pembengkakan parah hingga kesulitan bernapas ketika alerginya kambuh.

Deniz Undav dikenal sebagai salah satu penyerang produktif di Bundesliga bersama Stuttgart. Namun, di balik kesuksesannya di lapangan, pemain berusia 30 tahun itu memiliki cerita serius terkait kondisi kesehatannya.

Undav mengungkap kisah tersebut saat tampil dalam konten bersama kanal YouTube HSTRYSTORIES. Dalam kesempatan itu, dia membahas kebiasaan makan sekaligus alergi seafood yang membuatnya harus sangat berhati-hati.

Mantan pemain Brighton tersebut mengaku tidak bisa mengonsumsi udang karena dapat memicu reaksi alergi berat. Kondisi itu bahkan pernah membuat dia berada dalam situasi yang mengancam nyawa.

"Saya pernah mengalami reaksi alergi dua kali, dan saya hampir meninggal dalam kedua kejadian tersebut," ujar Deniz Undav, dikutip dari Sport Bible.


Deniz Undav Harus Hindari Seafood

Undav menjelaskan reaksi alergi yang dialaminya tidak hanya berupa rasa tidak nyaman. Tubuhnya bisa mengalami pembengkakan hingga membuat dia kesulitan bernapas.

"Semuanya membengkak, dan saya tidak bisa bernapas. Saya bahkan belum pernah mendengar hal seperti itu sebelumnya," tuturnya.

Karena kondisi tersebut, Undav memilih menghindari makanan yang mengandung udang. Ketika menikmati sushi, dia hanya memilih menu berbahan salmon atau pilihan vegetarian.

"Ya, tetapi hanya dengan salmon atau vegetarian. Karena saya tidak bisa makan udang," katanya.

Di luar aktivitas sepak bola, Undav mengatakan dirinya sering menghabiskan waktu bersama sang istri, Tanja, dengan menikmati suasana Kota Stuttgart. Dia mengaku menyukai momen santai setelah menjalani jadwal pertandingan.

"Ketika kami bermain di kompetisi internasional, biasanya kami latihan pada sore hari. Kemudian antara pukul sepuluh dan dua belas malam, saya pergi ke pusat Kota Stuttgart bersama istri saya," ungkapnya.

"Suasananya tenang dan Anda bisa mendapatkan ketenangan. Kami makan bersama, misalnya roti panggang alpukat dengan salmon," tambahnya.

Karier Undav sempat berjalan singkat di Liga Inggris. Dia bergabung dengan Brighton dari Union SG pada Januari 2022 dan mencatatkan lima gol dalam 22 pertandingan Premier League.

Namun, setelah kembali ke Jerman, karier Undav berkembang pesat bersama Stuttgart. Dia bergabung dengan klub tersebut melalui status pinjaman pada Agustus 2023 dan langsung tampil impresif.

Pada musim debutnya di Bundesliga, Undav mencetak 18 gol dalam 30 pertandingan liga dan membantu Stuttgart finis sebagai runner-up serta lolos ke Liga Champions.

Setelah dipermanenkan, ketajaman Undav terus berlanjut. Dia mencetak 38 gol dalam dua musim terakhir sehingga total sudah mengoleksi 57 gol dalam 117 penampilan bersama Stuttgart.

Performa tersebut membuat Stuttgart memberikan kontrak baru kepada Undav hingga 2029 pada Juni lalu. Di level internasional, dia memilih membela Jerman meski juga memiliki peluang bermain untuk Turki.

Undav akhirnya menjalani debut bersama Timnas Jerman pada usia 27 tahun ketika menghadapi Prancis pada Maret 2024. Sejauh ini, dia telah mencetak sembilan gol dalam 13 pertandingan bersama negaranya.

Pada Piala Dunia 2026, Undav tetap tampil cukup baik meski Jerman mengalami hasil mengecewakan. Dia mencatatkan lima kontribusi gol dalam 56 menit bermain pada dua laga pertama turnamen tersebut.

Kini, Undav berharap bisa menjadi bagian penting dalam era pelatih baru Jerman, Jurgen Klopp, yang menggantikan Julian Nagelsmann dan akan memulai tugasnya menghadapi Timnas Belanda asuhan Xavi Hernandez.

Topik Menarik