Nico Williams Hadiahkan Medali Emas Piala Dunia 2026 untuk Sang Ibunda

Nico Williams Hadiahkan Medali Emas Piala Dunia 2026 untuk Sang Ibunda

Olahraga | sindonews | Selasa, 21 Juli 2026 - 06:46
share

Di tengah pesta kemenangan Spanyol usai menjuarai Piala Dunia 2026, ada satu momen yang justru lebih menyentuh hati dibanding selebrasi di lapangan. Penyerang La Furia Roja, Nico Williams, memilih melepas medali emas yang baru diterimanya untuk dikenakan kepada sang ibu, Maria Williams.

Aksi tersebut terjadi sesaat setelah Spanyol mengalahkan Argentina 1-0 melalui gol Ferran Torres di babak perpanjangan waktu pada final di Stadion MetLife, New Jersey, Senin (20/7/2026) WIB. Nico berjalan menuju tribun, mencari ibunya, lalu dengan penuh haru mengalungkan medali juara dunia itu ke leher Maria sebelum menggenggam tangannya. Rekaman singkat tersebut langsung viral di berbagai media sosial.

Bagi banyak orang, itu mungkin hanya gestur kasih sayang seorang anak kepada ibunya. Namun, di balik momen tersebut tersimpan kisah perjuangan keluarga Williams yang penuh pengorbanan hingga akhirnya mengantarkan Nico menjadi juara dunia bersama Spanyol.

Perjalanan Berbahaya dari Ghana ke Spanyol

Orang tua Nico, Maria dan Felix Williams, meninggalkan Ghana pada 1990-an demi mencari kehidupan yang lebih baik di Eropa. Saat itu, Maria tengah mengandung anak pertamanya, Iñaki Williams, yang kini juga berkarier sebagai pesepak bola profesional.Perjalanan menuju Spanyol bukanlah hal mudah. Mereka menempuh perjalanan hampir 3.200 kilometer, sebagian menggunakan truk terbuka yang dipenuhi puluhan penumpang, lalu berjalan kaki melintasi Gurun Sahara dengan suhu yang bisa mencapai lebih dari 40 derajat Celsius.

Kakak Nico, Iñaki Williams, pernah menceritakan kisah memilukan yang disampaikan sang ibu. Dalam perjalanan itu, mereka menyaksikan banyak orang meninggal di tengah gurun, menjadi korban perampokan, hingga berbagai tindak kekerasan.

Setelah tiba di Melilla, wilayah Spanyol di Afrika Utara, Maria dan Felix memanjat pagar perbatasan demi memasuki wilayah Spanyol. Mereka sempat ditahan sebagai imigran tanpa dokumen dan terancam dideportasi.

Nasib keluarga Williams berubah setelah mendapat bantuan dari seorang pengacara lembaga kemanusiaan Caritas yang membantu proses suaka mereka. Keluarga itu kemudian menetap di Bilbao dan memulai hidup dari nol.

Felix Williams menjalani berbagai pekerjaan serabutan, mulai dari menggembala ternak hingga menjadi pekerja kebersihan proyek bangunan. Bahkan selama hampir satu dekade ia bekerja di London demi menghidupi keluarganya yang tinggal di Bilbao.Sementara itu, Maria juga bekerja di berbagai tempat untuk membantu perekonomian keluarga. Sebagai anak sulung, Iñaki ikut membantu merawat Nico semasa kecil.

Nico mengaku seluruh nilai kehidupan yang dimilikinya berasal dari kedua orang tuanya.

"Situasinya memang sulit. Orang tua saya meninggalkan Ghana tanpa mengetahui apa pun tentang Spanyol. Dari mereka saya belajar nilai-nilai kehidupan yang mungkin tidak dimiliki semua orang. Berkat mereka saya tidak pernah kekurangan apa pun karena mereka selalu ada untuk kami," ujar Nico dalam wawancara yang dikutip FourFourTwo."Medali Ini Lebih Layak untuk Ibu"

Setelah videonya viral, Nico menjelaskan alasan mengapa ia menyerahkan medali juara dunia kepada sang ibu.

"Saya memang bisa berlari sangat cepat, tetapi saya tidak akan pernah bisa berlari secepat ibu saya. Beliau pernah lolos dari maut dan melintasi Gurun Sahara untuk datang dari Ghana ke Spanyol. Saya menjadi seperti sekarang karena beliau. Saya memberikan medali ini kepadanya karena dialah yang paling pantas menerimanya," kata Nico kepada media Spanyol.

Ucapan tersebut langsung menyentuh hati jutaan penggemar sepak bola di berbagai belahan dunia.

Kini Nico Williams tercatat sebagai salah satu pemain terbaik Spanyol dan turut membawa La Furia Roja meraih gelar Piala Dunia 2026. Di balik trofi dan medali emas itu, ada perjalanan panjang seorang ibu yang pernah mempertaruhkan nyawanya demi masa depan anak-anaknya.

Topik Menarik